By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Setelah PPN 12, Pengusaha Waspadai Penerapan Dua Pajak Baru
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Setelah PPN 12, Pengusaha Waspadai Penerapan Dua Pajak Baru

Editor
Editor Published December 18, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Para pengusaha dealer mobil pada tahun 2025 mendatang, tidak hanya mengkhawatirkan kenaikan PPN 12 persen. Mereka  juga mewaspadai wacana pemerintah menerapkan dua pajak tambahan baru. 

Dua pajak tambahan itu, yakni opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kedua pajak tambahan itu, rencananya mulai diberlakukan pemerintah 5 Januari 2025. 

PT Toyota Astra Motor (TAM) buka suara, terkait kebijakan opsen pajak kendaraan bermotor terbaru pemerintah. Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmi Suwandy mengaku, khawatir kenaikan ini bisa lebih berbahaya dari PPN 12 persen. 

“Sekarang angka BBNKB itu, di Jakarta ada 14 persen, ada yang wilayah 12,5 persen, ada 17-15 persen. Itu rata-rata pada saat awal kita diskusi menyatakan akan naik ke angka 20 persen,” kata Anton dalam keterangannya, di Surabaya, Jawa Timur, dikutip, Selasa (17/12/2024). 

Opsen PKB dan opsen BBNKB, diketahui total nilainya mencapai 66 persen dari pajak kendaraan bermotor. Anton menjelaskan, yang mengkhawatirkan bukan soal 66 persen. 

“Jadi ada yang naik 5 persen, 7 persen, PPN kan rata-rata itu 1 persen ya. Jadi sebenarnya bagi kita, kita lebih khawatir opsen daripada PPN sebenarnya,” ujar Anton. 

Diketahui, penambahan opsen pajak ini diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022. Yakni, tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). 

Opsen adalah pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu yang terbagi menjadi tiga jenis. Di antaranya opsen PKB dan opsen BBNKB.

You Might Also Like

Darma Wijaya Optimis Koperasi Desa Jadi Lembaga Ekonomi yang Kuat

Polres Sergai Panen Raya Jagung Serentak, Komit Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Wagub Surya Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Presiden Tekankan Pentingnya Swasembada Pangan

Zakiyuddin Harahap Hadiri Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 18, 2024 December 18, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Horee !, Tukin Pegawai BNPB Dinaikan
Next Article Tembok Roboh Tewaskan Dua Warga, Pihak SPBU Diminta Bertanggungjawab
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Jln.Galang Kota Masih Berkubang, Kinerja Pemprovsu Dipertanyakan !!
HOME KRIMINAL NASIONAL
HUT ke-154 Binjai, Wagub Surya Sebut Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah
Medan
Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
Medan
Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD
Medan
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?