By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Ternyata Sambaran Petir Lebih Berbahaya Saat MusimPancaroba
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Ternyata Sambaran Petir Lebih Berbahaya Saat MusimPancaroba

Editor
Editor Published November 19, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Ketua Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG) Deni Septiadi mengatakan, peralihan musim saat ini, cuaca memang cenderung ekstrem. Menurutnya, hujan deras kerap disertai angin kencang dan sambaran petir.

“Saat pancaroba petir akan lebih bengis. Hal ini karena proses konvektifnya sangat kuat sekali, bahkan melebihi saat puncak musim hujan,” kata Deni, dikutip Senin (18/11/2024).

Ia mengatakan, saat puncak musim hujan, awan akan cenderung tumbuh dan berkembang hingga turun menjadi hujan. Hal ini berbeda ketika pancaroba, di mana awan cenderung tumbuh dengan matang, dan berpotensi menghasilkan petir yang dahsyat.

“Di saat musim hujan, awan tumbuh, berkembang, dan punah, itu cepat sekali prosesnya. Sementara saat masa peralihan (musim), awan tumbuh menjulang sangat tinggi dan menjadi semakin matang,” katanya, menjelaskan.

Petir merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pelepasan muatan listrik di dalam awan konvektif. Awan konvektif adalah awan yang menjulang tinggi ke atas.

“Petir itu representasi daari awan yang matang. Semakin matang awannya, maka semakin besar potensi sambaran petirnya,” kata Deni, mengungkapkan.

Petir, sebut Deni, biasanya akan menyambar sesaat sebelum hujan turun. Ia meminta masyarakat mengenali tanda-tanda saat akan terjadi sambaran petir, terutama bagi yang sedang berkendara.

“Ketika angin sudah kencang dan awan gelap, sebaiknya kita mulai meminggirkan kendaraan (jika sedang berkendara dengan motor). Kalau dengan mobil, akan relatif lebih aman,” ujarnya.

You Might Also Like

Makkah Route Permudah Jamaah Haji

Hari Keempat Operasional Haji 2026, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan

PD KBPP Polri Sumut Klarifikasi Isu dan Tegaskan Dukungan untuk Munas VI

Suplai Terganggu, Listrik Jakarta Padam

IOM: Hampir 8.000 Migran Meninggal atau Hilang pada 2025

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 19, 2024 November 19, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Biaya Tinggi Penyebab Banyaknya Pekerja Migran Non Prosodural
Next Article Rp1.353,2 triliun Utang Negara Bebani Pemerintahan Prabowo-Gibran
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Satreskrim Polres Sergai Anjangsana dan Salurkan Bantuan ke Rumah Singgah ODGJ
PENDIDIKAN
Ini DIa Konsumsi Jemaah Haji di Madinah
EKONOMI
Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Gagalkan Peredaran 1 Ons Shabu, 2 Pengedar Ditangkap
HOME KRIMINAL Medan
Medan Gemilang, Raih National Governance Award 2026 Lewat Transformasi Layanan Digital
Medan
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?