Jakarta,-Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr Slamet Budiarto, mengungkapkan permasalahan distribusi dokter di Indonesia. Menurutnya, distribusi dokter yang tidak merata adalah faktor utama kekurangan tenaga kesehatan di puskesmas. “Jumlah dokter sebenarnya cukup. Namun distribusi yang tidak merata menyebabkan kekurangan,” kata Slamet Budiarto, Sabtu (6/7/2024).
Slamet Budiarto menekankan bahwa pemerintah harus memiliki kemauan kuat untuk mengangkat dokter di daerah terpencil. Menurutnya, kurangnya dokter di puskesmas terjadi karena pemerintah belum maksimal mengangkat dokter. “Jika pemerintah berkomitmen, masalah kekurangan dokter bisa diatasi. Angkat dokter di Puskesmas terpencil,” jelasnya.
Lebih lanjut, Slamet menyatakan bahwa pemerintah pusat harus bertanggung jawab mengangkat dokter di puskesmas. Dia berpendapat bahwa rasio dokter sebenarnya sudah cukup, namun distribusi yang kurang tepat. Slamet Budiarto juga mengungkapkan bahwa insentif bagi dokter di daerah terpencil masih sangat minim.
Menurutnya, insentif yang rendah menyebabkan dokter enggan ditempatkan di daerah terpencil. Ia juga menyoroti pentingnya regulasi yang lebih baik untuk mendukung distribusi dokter. Regulasi yang kuat diharapkan dapat memastikan bahwa setiap daerah mendapatkan tenaga kesehatan yang memadai.

