By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 70 Persen Siswa Tidak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

70 Persen Siswa Tidak Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah

Editor
Editor Published August 28, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Kementerian PPPA mencatat, hampir 70 persen siswa tidak sarapan sebelum mereka berangkat sekolah, karena keterbatasan finansial. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pun berharap Program Makan Bergizi Gratis mengatasi persoalan tersebut.

Terkait hal ini, pihaknya sempat melakukan penelitian dengan Forum Anak Nasional. Setelah ditelusuri alasan anak-anak tidak sarapan sebelum berangkat sekolah kebanyakan karena keluarganya memiliki keterbatasan finansial. 

“Ternyata hampir 70 persen anak-anak tidak sarapan sebelum berangkat sekolah. Bukan karena mereka tidak sempat (makan), tapi memang keluarganya tidak punya dana yang cukup untuk sarapan,” kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Pendidikan dan Kesehatan Kementerian PPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih di Jakarta, Selasa (27/8/2024). 

Amurwani pun menegaskan, pihaknya mendukung program Presiden Terpilih Prabowo Subianto itu. “Kami harapkan dengan adanya program pemberian makan bergizi, anak-anak mendapatkan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang mereka,” ujarnya. 

Ia menyebut, Kementerian PPPA telah dilibatkan dalam proses pematangan Program Makan Bergizi Gratis. Buku II Nota Keuangan Tahun Anggaran 2025 menjelaskan, program ini didesain untuk mewujudkan SDM bermutu dan berdaya saing.

Program Makan Bergizi Gratis dilakukan melalui pemberian makan bergizi dan susu gratis di sekolah dan pesantren. Program ini juga termasuk bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil/menyusui, dengan risiko anak stunting.

You Might Also Like

BPJS Catat Satu Juta Anak Muda Indonesia Idap Hipertensi

90 Persen Jamaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

Jalan Rusak Galang- Pagar Merbau Kian Meresahkan, Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak Bergelombang Bak ” Bukit Barisan”

Heboh !!! Baru Saja Terjadi Kebakaran Pabrik Sepatu, Jalanan Macet Disini Lokasinya !!!

Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Akhirnya Ketangkap

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 28, 2024 August 28, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Medan Kebanjiran, Wali Kota Medan Kunjungi Warga
Next Article BMKG Lakukan Mitigasi Terhadap Ancaman Megatrust
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Polsek Pantai Labu Pastikan Informasi Dugaan Setoran Oknum Personel Tidak Benar
HOME KRIMINAL
Pemprov Sumut Percepat Transformasi Digital, Perkuat Kolaborasi OPD Tingkatkan Layanan Publik
Medan
CMA Medan Nakamura Sabet Juara 1, 2 dan 3 Mental Arithmetic International Olympiad 2026 di Singapore
PENDIDIKAN
Pemko Medan Perluas Akses Kerja, Rico Waas: Manfaatkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang
EKONOMI
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?