By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 60 Negara Sepakat Gunakan AI di Militer
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
TEKNOLOGI

60 Negara Sepakat Gunakan AI di Militer

Editor
Editor Published September 13, 2024
Share
SHARE

Seoul,- Sekitar 60 negara telah menyepakati cetak biru tentang penggunaan AI militer yang bertanggung jawab, namun Tiongkok bukan salah satunya. KTT Responsible AI in the Military Domain (REAIM) berlangsung di Korea Selatan, Selasa (10/9/2024).

Melansir dari Forces News, negara-negara seperti Inggris, AS, Prancis, dan Jerman mendukung dokumen yang tidak mengikat secara hukum. Tiongkok termasuk di antara 30 negara yang mengirimkan perwakilan ke Seoul tetapi tidak mendukung dokumen tersebut.

KTT ini dipandu bersama oleh Belanda, Singapura, Kenya, dan Inggris dan merupakan yang kedua setelah pertemuan pertama di Den Haag 2023. Profesor Stuart Russell, salah satu ahli bidang AI, menjelaskan situasi yang ingin dihindari dengan cetak biru ini.

“Jika Anda memiliki kapal otonom yang berpatroli di perairan internasional dan salah satu kapal merasakan ancaman dari kapal negara lain, kapal tersebut mungkin merespons, mungkin membalas, dan itu bisa memicu perang yang nyata. Hal itu dapat dengan cepat meningkat dan mungkin tidak dapat dibalikkan,” katanya.

Pada acara tahun lalu, 60 negara, termasuk Tiongkok, mendukung seruan untuk bertindak meskipun tanpa komitmen hukum. Menteri Pertahanan Belanda, Ruben Bekelmans, mengatakan bahwa tahun ini bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak aksi.

Ini termasuk penilaian risiko yang harus dilakukan, kondisi penting seperti kendali manusia, dan bagaimana mengelola risiko. Wakil lainnya juga mengatakan cetak biru tersebut sejalan dengan diskusi dan perkembangan penggunaan AI dalam militer.

Contohnya seperti drone berkemampuan AI yang digunakan oleh Ukraina, yang juga mendukung dokumen tersebut. Dokumen ini juga menjabarkan pentingnya mencegah AI digunakan untuk menciptakan senjata pemusnah massal untuk kelompok teroris.

Selain itu, pentingnya kendali manusia tetap menjadi prioritas, serta memastikan AI tidak terlibat dalam penggunaan senjata nuklir. KTT ini bertujuan agar diskusi tidak dipimpin atau didominasi oleh satu negara atau entitas.

Brekelmans mengatakan bahwa para wakil harus realistis bahwa kita tidak akan pernah mendapatkan seluruh dunia setuju. “Bagaimana kita menghadapi kenyataan bahwa tidak semua orang mematuhi? Itu adalah dilema rumit yang juga harus kita bicarakan,” tambahnya.

Para perancang KTT ini akan membawa rencana aksi tersebut ke PBB untuk diadopsi secara lebih luas. Giacomo Persi Paoli, kepala program keamanan dan teknologi di UNIDIR, mengatakan setiap risiko harus diminimalkan dengan komunikasi antarnegara di antara KTT.

You Might Also Like

Ai dan Sensor Bakal Digunakan untuk Kurangi Risiko Kecelakaan di Perlintasan

realme C100 Buka Era Baru Daya Tahan Ekstrem dengan 8000mAh Durable Champion, Siap Rilis 7 Mei

Siloam Hospitals TB Simatupang Buka Layanan Bedah Plastik dengan Standar Korea Selatan

Roblox dan YouTube Belum Taati Aturan Perundang Undangan

Sebaran Hoaks dan Manipulasi AI Ganggu Stabilitas Negara

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 13, 2024 September 13, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Hilgers Akan Melawan MU Sebelum Benar-Benar Jadi WNI
Next Article Debat Kamala Harris dan Donald Trump Disaksikan Lebih 67 Juta Penonton
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ancam Sopir Truk, 2 Pelaku Curas Dibekuk Polres Pelabuhan Belawan
HOME KRIMINAL Medan
Pasca Dikeroyok, Korban Sulit Makan Minum, Sejumlah Tokoh & Ormas Jenguk Ustad Muslim
HOME KRIMINAL NASIONAL
Patroli Blue Light Polresta DS, Ini Tujuannya !!!
HOME KRIMINAL
Ancelotti Panggil Ederson ke Piala Dunia 2026
OLAHRAGA
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?