By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: 110 WNI Korban Jaringan Online Scam Kamboja Dipastikan Dalam Kondisi Aman
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

110 WNI Korban Jaringan Online Scam Kamboja Dipastikan Dalam Kondisi Aman

berita
berita Published October 22, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Sebanyak 110 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jaringan penipuan daring (online scam) di Kamboja dipastikan dalam kondisi aman. Mereka kini berada di bawah perlindungan otoritas Kamboja dan pendampingan langsung dari KBRI Phnom Penh.

Penyelematan dilakukan setelah melalui proses yang dramatis di Kota Chrey Thum, Provinsi Kandal. “Kami memastikan seluruh WNI yang menjadi korban maupun yang terlibat dalam kasus ini dalam kondisi aman,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Menurut data Kementerian P2MI, sebanyak 97 WNI melarikan diri dari perusahaan yang diduga menjalankan praktik penipuan online lintas negara. Sementara 13 lainnya berhasil dikeluarkan oleh otoritas setempat dari lokasi kerja di Chrey Thum.

Sebelumnya, 99 WNI diamankan di kantor kepolisian setempat dan 11 orang dirawat di rumah sakit akibat luka fisik dan kelelahan. Kini seluruh korban telah ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi Phnom Penh untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lanjutan.

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Phnom Penh dan KP2MI bekerja sama secara intensif dengan otoritas Kamboja. Untuk menjamin perlindungan, pendampingan hukum, serta proses pemulangan yang manusiawi,” ujar Mukhtarudin.

Hasil penulusuran awal menunjukkan adanya 11 korban yang mengalami kekerasan, namun temuan mengejutkan juga muncul. Ternyata, 4 orang di antaranya justru diduga sebagai pelaku kekerasan yang berperan sebagai leader dalam operasi penipuan online.

“Kasus ini sedang ditangani oleh kepolisian Kamboja. Kami terus memantau proses hukumnya,” kata Mukhtarudin.

Para korban diketahui berasal dari berbagai daerah, seperti Medan, Manado, Pontianak, dan Batam. Mereka lama tinggal di Kamboja berkisar antara dua tahun hingga dua bulan terakhir.

Kementerian P2MI telah mengirim tim khusus ke Kamboja untuk berkoordinasi langsung dengan KBRI Phnom Penh serta otoritas setempat. Mereka melakukan pendataan, asesmen, dan verifikasi terhadap perusahaan-perusahaan tempat para WNI bekerja.

Sekaligus menyiapkan tahapan pemulangan setelah proses hukum selesai. Selain upaya pemulangan, pemerintah juga menyoroti pentingnya pencegahan dini agar kasus serupa tidak terus berulang.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. Pemerintah akan memperkuat kerja sama lintas kementerian dan aparat penegak hukum untuk memutus jaringan penipuan ilegal yang menjerat warga negara kita.” kata Mukhtarudin.

Kasus ini menambah daftar panjang perdagangan manusia dan eksploitasi tenaga kerja digital di kawasan Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, puluhan WNI menjadi korban bujuk rayu jaringan penipuan online di Kamboja dan Myanmar, dengan modus lowongan kerja bergaji tinggi.

Kementerian P2MI menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan pembaruan informasi secara berkala. “Prioritas utama kami adalah memastikan semua WNI pulang dengan selamat dan mendapatkan keadilan,” tutup Mukhtarudin.

You Might Also Like

Kapoldasu Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri Bangun Kepercayaan Publik

Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan Bagikan 1.500 Paket Sembako

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Simalungun Gelar Bedah Rumah: Nenek 76 Tahun Sambut Harapan Baru

KORLABI Pusat Apresiasi Polres & Semua Pihak Atas Ditangkapnya Pelaku Pengeroyokan Ustad Muslim

Polresta DS & Jajaran Polsek Gelar Bakti Sosial, Bakti Kesehatan, dan Bakti Religi Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita October 22, 2025 October 22, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Pemko Medan Mantapkan Pengelolaan Data Sektoral
Next Article Barca Lumat Olympiacos 6-1
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Bobby Nasution Siapkan Solusi Akhiri Retribusi Bermasalah di Wisata Air Panas Karo, Dorong Destinasi Naik Kelas
EKONOMI
Tender Pengadaan Pemprov Sumut Transparan, Proyek Infrastruktur Strategis Dipercepat
EKONOMI
Pj Sekdaprov Sumut Minta Daerah Percepat Tender BKP, Tegaskan Program Tak Boleh Dialihkan
EKONOMI
Rico Waas Kembali Lantik 69 Pejabat Manajerial Pemko Medan
Medan
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?