Medan – Adanya isu upaya penyerobotan tanah wakaf yang terdiri dari Masjid dan Madrasah Hidayatullah di Medan Polonia kelurahan sukadamai saat memasuki babak baru yang makin panas dan darurat bentrok fisik bahkan bisa menjadi konflik Horizontal.
Hal ini disampaikan Ustadz Muslim istiqomah, SSQ, C.TP kepada media kemarin usai beliau khutbah jumat dan menjadi imam sholat jumat di masjid Hidayatullah tersebut.
Hal ini beliau Samapai kan berdasarkan info dari pengurus pengurus tanah wakaf dan warga sekitar yang mengatakan bahwa beberapa malam ini terjadi teror kepada warga dari orang orang yang tidak bertanggung jawab dengan mencopot spanduk dan plank atau tanda tanda yang ada di lokasi tanah milik Ummat itu.
Oleh karna ini Ustadz Muslim menegakkan kepada Pemerintah dalam hal ini Pemko, camat atau lurah harus cepat mengambil tindakan yang berpihak n kepada kepentingan masayarakat, jangan berpihak kepada pengembang atau pengusaha yang mentang- memtang banyak uang!!!
Juga kepada aparat penegak hukum harus segera bertindak cepat untuk mencegah hal hal yang tidak inginkan.
Ingat ini masalah iman dan keyakinan, masyarakat siap perang bahkan siap. Berjuang sampai tetes darah penghabisan, demikian statemen beliau yang mengharapkan agar masalah ini segera di selesaikan dengan bIak oleh Pemerintah, aparat dan masyarakat.
Hal ini sudah menjadi perbincangan luas di tengah2 masyarakat, bahkan setiap hari warga terus berjaga jaga bergantian datang dari berbagi daerah yang terpanggil hatinya untuk menjaga harta Ummat islam ini, bahkan bukan hanya dari medan tapi dari berbagai daerah lain juga datang untuk menjaga Masjid dan Madrasah Hidayatullah tersebut
Masyarakat bisa emosi dan bertindak keras jika hal ini tidak segera di selesaikan, maka kepada semua Pihak segera lah bertindak.
Kemudian ustadz Muslim menambah kan agar semua Pihak bisa tahan diri dulu, beri kesempatan kepada Pemrintah dan Aparat Penegak hukum bekerja maksimal, jika tidak harus kita desak dengan cara-cara yang prosedur, seprti Aksi Damai, audiensi , tapi jika tidak juga selesai maka kita semua harus siap dengan segala kemungkinan, persiapkan diri dengan segala kekuatan dan senjata yang ada untuk membela agama dan haka Ummat islam, yang kemudian di sambut Takbir oleh Ummat islam dan warga yang hadir.
Kegiatan di hadiri masyarakat Melayu, ormas 2 islam dan tokoh2 penting Sumatera Utara, hadir ketua FUI SU Ust irwansyah,SH,MH Sekda FPI SU Ust.Setia Barayani, Datok Melayu medan, Ormas2, Media, LSM dll. (Gs/TT).

