By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Wakil Presiden Filipina Dimakzulkan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
POLITIK

Wakil Presiden Filipina Dimakzulkan

Editor
Editor Published February 6, 2025
Share
SHARE

Manila,-Wakil Presiden (Wapres) Filipina, Sara Duterte dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan setelah sebagian besar legislator mendukung petisi untuk mengeluarkannya dari jabatan. Pemungutan suara untuk pemakzulan pada Rabu (5/2/2025) ini terjadi setelah serangkaian tuduhan terhadap Duterte.

Mengutip dari Al Jazeera, salah satu tuduhannya yaitu penyalahgunaan dana publik dan merencanakan pembunuhan terhadap Marcos. Duterte secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari balas dendam politik.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Martin Romualdez mengumumkan bahwa mosi pemakzulan disetujui oleh 215 anggota Dewan. Nasib Duterte ada di tangan 24 senator Filipina, dua pertiga dari mereka harus menyetujui pemakzulan agar dia dapat diberhentikan.

Pemungutan suara ini terjadi beberapa hari sebelum pemilu tengah periode dimulai, yang diperkirakan akan mempengaruhi pemilihan presiden 2028. Meskipun demikian, Duterte akan tetap menjabat sebagai wakil presiden selama proses pemakzulan berlangsung.

Duterte menjadi pejabat keempat di Filipina yang dimakzulkan setelah mantan Presiden Joseph Estrada, seorang ombudsman, dan mantan Ketua Mahkamah Agung. Di Filipina, pejabat tinggi dapat dimakulkan karena pelanggaran konstitusi yang berat, pengkhianatan, suap, korupsi, dan kejahatan besar lainnya.

Presiden Marcos sebelumnya mendesak agar pemakzulan Duterte tidak dilanjutkan. Namun, sekretaris eksekutif Marcos, Lucas Bersamin, mengatakan pemerintah tidak akan campur tangan dalam proses pemakzulan, Senin (3/2/2025).

You Might Also Like

Pergantian Wakil Ketua DPRD Medan, Zulham Efendi: Rotasi Jabatan Hal Biasa, PKS Tetap Solid

Seleksi Calon Anggota KPID Sumut Periode 2026-2029 Resmi Dibuka

Anggota DPRD Sergai Klarifikasi Video yang Beredar, Bantah Main Game Saat Paripurna

BKMAD Gelar Rapat Umum Anggota Luar Biasa & Pengukuhan Pengurus ” Desak Adanya Perda Adat Kota Medan”

Pelindo Regional 1 Terima Kunker Komite II DPD RI, Bahas Penguatan Implementasi UU Pelayaran

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 6, 2025 February 6, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Madrid Lolos ke Semifinal Copa del Rey
Next Article 17 Anak Tewas Dalam Kebakaran Asrama di Nigeria
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Warga Resahkan Suara Bising Musik Keras di Kedai Tuak, Disini Lokasinya!!!
Uncategorized
Polsek Lubuk Pakam Amankan Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan
HOME KRIMINAL
Imam Masjid di Sunggal Dikeroyok Tiga Pria Bersajam, Sempat Diseret di Rumah Kepling
KRIMINAL
Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut, Sekdaprov: Jadilah Cerminan Terbaik Daerah di Tanah Suci
Medan
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?