Jakarta,-PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat kenaikan kinerja angkutan barang selama Januari-November 2025. KAI tercatat mengangkut total 63.639.912 ton muatan barang logistik pada periode yang berjalan tahun ini.
Volume angkutan ini meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu yang hanya mencapai angka 63.005.334 ton. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut pertumbuhan ini mencerminkan kebutuhan vital bagi masyarakat.
“Kereta api bekerja setiap hari di balik layar kehidupan masyarakat. Setiap perjalanan membawa pasokan penting yang memastikan aktivitas ekonomi dan kebutuhan dasar tetap berjalan,” ujar Anne, Jumat (12/12/2025).
Advertisement
Ia menilai industri sangat membutuhkan moda transportasi yang efisien dan mampu melayani volume besar. Batu bara kini menjadi komoditas angkutan terbesar dengan volume mencapai 52.722.455 ton sampai saat ini.
Jumlah tersebut setara dengan kontribusi sebesar 82,84 persen dari total seluruh angkutan barang milik KAI. Volume komoditas energi ini meningkat empat persen dibandingkan catatan data pada periode sama tahun sebelumnya.
Pasokan batu bara tersebut digunakan untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa dan Bali. Distribusi pasokan energi ini menopang sistem kelistrikan yang melayani sekitar 158 juta penduduk di Indonesia.
KAI juga turut mengangkut berbagai komoditas strategis lainnya seperti semen dan klinker setiap harinya. KAI mendistribusikan peti kemas barang konsumsi serta bahan bakar minyak bagi sektor transportasi dan industri.
Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji memberikan keterangan tambahan terkait kinerja. Raden Agus menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasi angkutan barang yang terukur dan aman.
“Ketika distribusi berjalan lancar, masyarakat merasakan dampaknya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Raden Agus Dwinanto Budiadji.

