By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: UNICEF : Gaza Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi Anak-anak
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

UNICEF : Gaza Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi Anak-anak

Editor
Editor Published November 24, 2023
Share
SHARE

Jakarta,- Direktur Eksekutif Dana Anak-anak PBB (UNICEF) Catherine Russell menyatakan, Gaza sebagai tempat paling berbahaya di dunia bagi anak-anak. Ini menyusul ribuan anak-anak Palestina tewas dalam serangan Israel.

“Lebih dari 5.300 anak-anak Palestina dilaporkan tewas hanya dalam 46 hari. Atau lebih dari 115 anak per hari, setiap hari, selama berminggu-minggu,” kata Catherine seperti dilansir Anadolu, Kamis (23/11/2023).

“Berdasarkan angka ini, 40 persen kematian di Gaza dialami oleh anak-anak, ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan kata lain, Jalur Gaza adalah tempat paling berbahaya di dunia bagi anak-anak,” ujarnya menambahkan.

Lebih jauh, ia mengatakan anak-anak Gaza berada pada risiko ekstrem. Di mana dari kondisi kehidupan yang buruk selain diserang dengan bom, roket dan tembakan.

“Dampak kekerasan yang dilakukan terhadap anak-anak sangat besar, tidak pandang bulu, dan tidak proporsional. Ini keadaan kemanusiaan darurat untuk segera menghentikan pembantaian ini,” ucapnya.

“Kami khawatir eskalasi militer lebih lanjut di selatan Gaza akan memperburuk situasi kemanusiaan di sana, menyebabkan lebih banyak pengungsian dan menekan penduduk sipil ke wilayah yang lebih kecil. Serangan terhadap wilayah selatan harus dicegah,” katanya. .

Otoritas di Gaza pada mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang masih terjadi di daerah kantong yang terkepung itu telah meningkat melampaui 14.100 orang. Termasuk lebih dari 5.800 anak-anak, dan 3.900 perempuan.

You Might Also Like

Kurangi Risiko Gangguan Kesehatan Akibat Asap, Kelompok Rentan Diminta Tak ke Luar Rumah

Blackout di Batam, Ini Perintah Presiden

232 Satwa Liar Korban Karhutla di Enam Provinsi Berhasil Diselematkan

Perbaikan Jalan Veteran Psr 9 Manunggal Lamban Picu Kemacetan dan Keresahan Pengguna Jalan

AJI Batam Kecam Intimidasi Permintaan Takedown Berita Batam Blackout

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor November 24, 2023 November 24, 2023
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Dorong Generasi Muda Ciptakan Inovasi Berwirausaha, Ny Kahiyang Ayu Dukung Festival Kewirausahaan Unpri
Next Article Setiap Dua Jam Dua Ibu Terbunuh di Palestina
260 Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Tim Jurnalis KSJ Pusat Bagikan Sedekah Beras dan Nasi Bungkus pada Warga Duafa di Jalanan Kota Medan
EKONOMI HOME Medan
Pemprov Sumut Siapkan Taman Kehati 14 Hektare, Bangun Ekologi Baru di Kwala Bekala
Medan
Kejagung Tahan Direktur TPL, Dugaan Korupsi Transaksi Pulp Rugikan Negara Rp2 Triliun
KRIMINAL
Terima Kunjungan Perpisahan Konjen Jepang, Wali Kota Medan Tegaskan Komitmen Perkuat Kerja Sama dan Investasi
EKONOMI
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?