By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Tolak Ukur Pilpres 2024 Beralih ke Tik Tok
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
POLITIK

Tolak Ukur Pilpres 2024 Beralih ke Tik Tok

Editor
Editor Published January 24, 2024
Share
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 28: In this photo illustration, a TikTok logo is displayed on an iPhone on February 28, 2023 in London, England. This week, the US government and European Union's parliament have announced bans on installing the popular social media app on staff devices. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)
SHARE

Jakarta,-Tolak ukur Pilpres 2024 di media sosial sudah mengalami pergeseran dari X (dahulu Twitter) ke TikTok. Fakta tersebut disampaikan Direktur Strategi Pusat Penerangan Politik (Puspenpol), Adrian Zakhary, di Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Menurut Adrian, media sosial telah lama menjadi sumber utama bagi masyarakat dalam menentukan preferensi politik. Namun, kini telah terjadi pergeseran signifikan, mayoritas didominasi TikTok dibandingkan platform lain seperti X.

“Berdasarkan data periode 23-24 Desember, hanya 6,7 persen calon pemilih masih bergantung pada X sebagai sumber referensi politik mereka. Sementara itu, TikTok telah berkembang menjadi media sosial mayoritas yang diakses oleh berbagai kalangan,” ujarnya, Selasa (23/1/2024).

Adrian juga menyoroti bahwa X saat ini lebih banyak digunakan oleh netizen senior yang cenderung konvensional dengan fokus pada isu sosial dan politik. “Mereka asyik bermain dengan warga X yang terkesan itu-itu saja,” ucapnya.

Sayangnya, banyak media nasional, homeless media, dan tokoh prominent yang masih mengutip X. Karena, sudah tersedia secara publik alat ukur; monitoring, serta analisis secara gratis dan terjangkau,” kata Adrian.

Ia mengatakan, banyak masyarakat masih melihat trending topic dan keyword populer di X sebagai acuan pemberitaan utama. Padahal, akun yang membentuk obrolan sebenarnya belum tentu akun asli yang dikelola manusia, melainkan melalui bot dan proxy.

“X berada di urutan ke-12 secara global, dan di Indonesia masih menarik 18,5 juta pengguna aktif yang menempatkan Indonesia, pengguna kelima terbesar di dunia. Sementara, TikTok kini telah meraih posisi teratas yang memiliki 106 juta pengguna aktif di Indonesia,” ujar Adrian.

Ia menekankan bahwa TikTok kini layak dianggap sebagai referensi politik yang berpengaruh di tanah air. Hal ini dibuktikan dari dominasi Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat cawapres yang mencapai 28,3 juta views dan 3 juta likes dalam 24 jam.

“Gibran Rakabuming Raka sangat unggul di TikTok di antara semua cawapres. Video FYP atau viral didominasi oleh Gibran, baik saat debat berlangsung maupun setelah debat,” ujarnya.

Menariknya, algoritma TikTok yang berbeda dari X membuat platform ini lebih menarik bagi kreator konten baru. FYP di TikTok tidak mengharuskan pengguna memiliki banyak pengikut untuk menjadi viral, berbeda dengan X yang lebih fokus pada volume hashtag dan kata kunci. ​

You Might Also Like

Silaturahmi Kapoldasu dengan Gubernur Sumut, Ini Tujuannya !!!

Bobby Tegaskan Sebagai Kader Gerindra, Hubungan dengan Partai Pendukung Tak Putus

Bobby Nst: Gerindra Adalah Rumah Yang Tepat Mencapai Cita-Cita Bangsa Indonesia

Pengurus Al Washliyah Sergai Diminta Jaga Kekompakan, Dedi Iskandar: Ngurus Organisasi Harus Ikhlas

Temu Ramah dengan Wartawan, AKBP Sah Udur Sitinjak Tegaskan Terbuka Terhadap Masukan dan Kritikan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor January 24, 2024 January 24, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Cadangan Beras Pemerintah Aman
Next Article BPS Catat Sejumlah Daerah Alami Kenaikan Harga Beras
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Sergai, Sopir Angkot Meninggal Dunia
KRIMINAL
232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah
Medan
AJI Batam Kecam Intimidasi Permintaan Takedown Berita Batam Blackout
NASIONAL
Lapak Narkoba di Tanjung Morawa Dibakar, 7 Tsk Diamankan
HOME KRIMINAL
- Advertisement -
October 2026
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?