Manchester,- Masa depan Erik ten Hag bersama Manchester United (MU) berada di ujung tanduk. Beberapa nama sudah dikaitkan sebagai kandidat pengganti Ten Hag, yang terbaru adalah mantan manajer Chelsea, Graham Potter.
Manchester United memang menelan serangkaian hasil buruk di musim ini. Terbaru, mereka dipastikan gagal bermain di Eropa setelah finish sebagai juru kunci grup A Liga Champions 2023-2024.
Situasi ini disebut-sebut membuat posisi Erik Ten Hag terancam. Sejumlah rumor menyebut bahwa pelatih berkepala plontos itu berpotensi dipecat dalam waktu dekat ini.
Media Inggris, The Sun, Kamis (14/12/2023), merilis kabar calon pemilik MU, Sir Jim Ratcliffe, sudah bertemu dengan Graham Potter. Ratcliffe diklaim ingin menjadikan Potter sebagai pelatih baru MU, jika jadi memecat Ten Hag.
Namun, Manchester United takkan mendepak Erik ten Hag atau membuat keputsan besar lainnya sampai investasi 25 persen dari Sir Jim Ratcliffe rampung. Ratcliffe juga akan menilai kembali situasi Ten Hag jika United gagal meningkatkan performa mengecewakan hingga akhir musim.
Meski begitu, manajer Belanda itu dapat secara sensasional pindah di klub Liga Champions lainnya. Klub raksasa Jerman, Borussia Dortmund telah dikaitkan dengannya menurut laporan jurnalis Bild, Jan Aage Fjortoft.
Erik Ten Hag gagal mendongkrak prestasi The Red Devils sepanjang musim ini. Hingga pekan ke-16 Liga Inggris 2023-2024, Manchester United tujuh kali mengalami kekalahan.
Setan Merah tertahan di posisi enam dengan 27 angka. Mereka terpaut enam poin dari Manchester City di tangga keempat, atau batas akhir tim yang lolos ke Liga Champions 2024-2025.
Sementara di Piala Liga Inggris 2023-2024, jalan Manchester United terhenti di 16 besar. Nasib miris juga dialami Manchester United di Liga Champions, setelah finis di posisi juru kunci.
Akhir pekan ini, Manchester United akan bersua Liverpool di pekan ke-17 Liga Inggris 2023-2024, Sabtu (17/12/2023). Laga sendiri bakal dilangsungkan di markas Liverpool, Stadion Anfield dan diyakini akan jadi penentu nasib Ten Hag.

