By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Siap-Siap, 4.000 ASN Akan Dilibatkan Dalam Komcad April Nanti
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Siap-Siap, 4.000 ASN Akan Dilibatkan Dalam Komcad April Nanti

berita
berita Published March 8, 2026
Share
SHARE

Jakarta ,-Pemerintah berencana melibatkan empat ribu aparatur sipil negara (ASN) dalam pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) pertahanan negara. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan semesta yang melibatkan berbagai komponen bangsa.

Pelatihan Komcad bagi ASN dijadwalkan mulai pada April 2026. Program tersebut akan menyasar ASN dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah pusat di Jakarta.

Melalui program ini, pemerintah ingin menumbuhkan semangat nasionalisme dan kesiapsiagaan bela negara di kalangan aparatur sipil negara. Selain menjalankan tugas administratif, ASN diharapkan memiliki pemahaman dasar mengenai pertahanan negara.

Berikut fakta-fakta terkait rencana pelatihan Komponen Cadangan bagi ASN:

• Pelatihan Komcad ASN dimulai April 2026

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pelatihan Komponen Cadangan bagi ASN direncanakan dimulai pada April 2026 mendatang. Rencana tersebut disampaikan saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Donny menjelaskan pelatihan tersebut merupakan bagian dari konsep pertahanan semesta yang melibatkan seluruh komponen bangsa. Menurutnya, setiap elemen masyarakat memiliki peran dalam mendukung upaya pertahanan negara.

“Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya. April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti,” katanya.

• Peserta pelatihan mencapai sekitar 4.000 ASN

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sekitar 4.000 aparatur sipil negara akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan. Pada tahap awal, program tersebut difokuskan bagi ASN dari kementerian dan lembaga pemerintah pusat di Jakarta.

“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta. Kurang lebih 4.000 orang,” ujar Sjafrie.

• Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dalam dua gelombang

Kementerian Pertahanan menjelaskan pelatihan Komcad bagi ASN akan dilaksanakan secara bertahap dalam dua gelombang. Langkah ini dilakukan agar kegiatan pemerintahan tetap berjalan normal.

Setiap gelombang diikuti sekitar 2.000 ASN dengan durasi pelatihan sekitar satu setengah bulan. Pembagian gelombang tersebut juga bertujuan agar jumlah Komcad dapat bertambah secara bertahap dalam satu periode pelatihan.

• Keikutsertaan ASN bersifat sukarela

Kementerian Pertahanan menegaskan keikutsertaan aparatur sipil negara dalam program Komponen Cadangan tidak bersifat wajib. Program tersebut dilaksanakan berdasarkan prinsip sukarela sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional.

“Itu adalah sifatnya tetap menjadi bagian dari sukarela. Garis bawahi, syarat-syaratnya adalah sukarela,” kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Rico Ricardo Sirait.

• Peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan

Tidak semua aparatur sipil negara dapat mengikuti pelatihan Komcad yang disiapkan pemerintah. Hanya ASN yang memenuhi persyaratan tertentu yang dapat mengikuti program tersebut.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengatakan terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi peserta. Persyaratan tersebut mencakup kondisi kesehatan, kesiapan fisik, serta kelengkapan administrasi.

“Jadi tidak semuanya, ada persyaratannya. Jadi bagi para ASN yang memang memenuhi syarat untuk Komcad itu memang diminta untuk ikut pelatihan,” ujar Rini.

• Program menyasar ASN usia 18 hingga 35 tahun

Program Komponen Cadangan bagi aparatur sipil negara menyasar peserta dengan rentang usia tertentu. Pemerintah menargetkan ASN berusia 18 hingga 35 tahun untuk mengikuti pelatihan dasar militer tersebut.

Para peserta akan menjalani berbagai materi pelatihan dasar militer selama masa pendidikan berlangsung. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka akan kembali ke instansi masing-masing untuk melanjutkan tugas pelayanan publik.

• Pelibatan ASN bertujuan menumbuhkan nasionalisme

Pemerintah menyebut pelibatan ASN dalam Komponen Cadangan bertujuan menanamkan nilai nasionalisme. Program ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran bela negara di lingkungan birokrasi.

Selain itu, ASN diharapkan memiliki mental disiplin dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Dengan demikian, aparatur negara tidak hanya kuat secara administrasi tetapi juga memiliki semangat pertahanan negara.

• ASN kembali bertugas setelah pelatihan selesai

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan dasar militer, para ASN akan kembali ke instansi masing-masing. Mereka tetap menjalankan tugas pelayanan publik seperti biasa.

Pemerintah juga menegaskan bahwa Komponen Cadangan (Komcad) tidak dimaksudkan menggantikan peran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tetapi Komcad hanya disiapkan sebagai kekuatan pendukung apabila negara menghadapi situasi darurat.

Program Komponen Cadangan ini menjadi salah satu bagian dari strategi pemerintah memperkuat sistem pertahanan semesta. Melalui pelibatan berbagai unsur masyarakat, negara diharapkan memiliki kesiapan lebih baik menghadapi berbagai ancaman di masa mendatang.

You Might Also Like

Moncong Pesawat Garuda Rusak Diduga Berbenturan Benda Asing

Poldasu Resmikan Dua SPPG di Asahan, Penerima Manfaat MBG Tembus 346 Ribu Orang

Poldasu Sita 14 Eskavator di Tambang Emas Ilegal Madina, 7 Orang Ditangkap

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Empat Kapal Tanker Pertamina Terjebak di Zona Perang

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita March 8, 2026 March 8, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Xpander Disenggol Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang di Simalungun, Dua Perempuan Terluka
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Xpander Disenggol Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang di Simalungun, Dua Perempuan Terluka
KRIMINAL
Zakiyuddin Harahap Serahkan Santunan Anak Yatim pada Buka Puasa Bersama DPD Gerindra Sumut
Medan
Moncong Pesawat Garuda Rusak Diduga Berbenturan Benda Asing
NASIONAL
Antrean BBM Merebak di Sumut, Gubernur Bobby Minta Warga Tak Panik
EKONOMI
- Advertisement -
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?