Jakarta,-Pasokan energi di wilayah terdampak banjir di Pulau Sumatra, kini berangsur pulih. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, baik bahan bakar minyak (BBM), LPG maupun listrik sebagian besar telah normal.
Tito menyebutkan, jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah beroperasi sepenuhnya. Sementara di Provinsi Aceh, sebagian besar SPBU juga sudah kembali beroperasi.
“Pasokan yang paling penting sekali adalah BBM dan gas, untuk di Aceh (SPBU) sudah 97 persen beroperasi, tinggal lima yang belum beroperasi. Sumatera Utara 100 persen, Sumatera Barat 100 persen. Jadi ada lima SPBU saja yang memerlukan atensi di Aceh,” ujar Tito di Jakarta, Rabu 18 Februari 2026.
Selain BBM, distribusi LPG melalui agen di tiga wilayah tersebut juga telah kembali normal. Tito mengatakan seluruh agen LPG kini sudah dapat menyalurkan pasokan langsung kepada masyarakat.
Di sektor kelistrikan, kondisi juga menunjukkan perbaikan signifikan. Tito menyampaikan pasokan listrik di Aceh telah mencapai 99,90 persen, Sumut 99,90 persen, dan Sumbar sudah pulih 100 persen.
Meski demikian, masih terdapat beberapa wilayah yang mengalami kendala, terutama di Kabupaten Aceh Tengah. Kerusakan infrastruktur jalan yang parah menyebabkan sebagian jalan terputus karena menjadi aliran sungai, sehingga jaringan listrik terdampak.
“Listrik di Aceh itu sudah 99,90 persen, ada beberapa daerah seperti di Aceh Tengah. Karena memang keterbatasan jalan yang betul-betul hilang dan menjadi sungai sehingga jaringannya putus, tapi diberikan genset untuk sementara,” katanya.
Pemerintah terus melakukan percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak. Agar distribusi energi dan layanan dasar lainnya dapat kembali normal sepenuhnya serta mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.

