By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Salman Alfarisi : Pemerintah Pusat dan Provinsi Abai, Ekosistem DAS Sumut Semakin Parah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Salman Alfarisi : Pemerintah Pusat dan Provinsi Abai, Ekosistem DAS Sumut Semakin Parah

Editor
Editor Published December 20, 2024
Share
SHARE

Medan,- Kondisi lingkungan di Sumatera Utara menjadi perhatian serius, khsusnya di Daerah Aliran Sungai (DAS). Terjadinya bencana banjir, longsor di sejumlah wilayah diakibatkan oleh buruknya tata kelola kawasan DAS.Kondisi ini diperparah karena pemerintah sepertinya tidak mampu hadir menyelesaikan persoalan yang ada, seperti penebangan pohon, pencemaran limbah dan kontrol tata ruang di kawasan.

“Ada tiga isu penting terkait masalah ekosistem DAS (Daerah Aliran Sungai) yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pusat. Pertama, jika air banyak terjadi banjir. Kedua, jika air kurang terjadi kekeringan. Ketiga, terlalu banyak zat pencemar hingga air sungai tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Wakil Wetua DPRD Sumut, H.Salman Alfarisi, Lc, M.A kepada wartawan, Jumat (20/12/2024).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, dalam persoalan ini pemerintah dan aparat hukum abai, sehingga efeknya terjadi bencana yang dirasakan masyarakat semakin parah.

“Selama ini pemerintah dan aparat penegak hukum abai terhadap pelanggaran-pelanggaran tindak pidana terkait penebangan pohon yang menyebabkan terjadinya banjir saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau. Aparat pemerintahan dan penegak hukum juga terkesan tutup mata terhadap pelanggaran regulasi pembuangan limbah oleh berbagai pihak sehingga terjadi pencemaran yang masif terhadap aliran sungai yang mengakibatkan air sungai tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” terangnya.

Tidak hanya bencana yang dirasakan masyarakat sebagai efek dari abainya pemerintah dan aparat penegak hukum. Kondisi buruk ini juga telah menambah tingkat kemiskinan di masyarakat.

“Sikap abai dan tutup mata ini penyebab pendapatan daerah tidak terhimpun sesuai rencana dan jelas ini menyebabkan semakin tinggi tingkat kemiskinan masyarakat lantaran minimnya pelayanan pemerintahan karena ketiadaan anggaran,” ungkapnya.

Hari ini, kata Ketua MPW PKS Sumut ini, abainya pemerintah dan aparat mengontrol kawasan DAS, bencana alam yang terjadi, intensitasnya semakin sering.

“Hal ini juga mengakibatkan kesulitan berupa intensitas bahkan banjir bandang dan kekeringan di Sumatera Utara yang semakin sering terjadi dan tidak terkendali lagi,” katanya.

Salman Alfarisi mengharapkan Pemerintah Pusat dan Daerah serta aparat hukum serius dalam menyikapi dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat khusunya kawasan DAS.

“Kasihan Sumut, abainya kita membuat masyarakat terdampak semakin menderita tanpa ada ujungnya,” pungkasnya.

You Might Also Like

HUT ke-154 Binjai, Wagub Surya Sebut Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah

Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional

Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD

Jelang Idul Adha, PP Ranting Labuhan Deli Giat Bergotong Royong di Depan Mesjid

Banjir Rob “Bonceng” Sampah Rambah Badan Jalan, Rendam Ribuan Rumah Warga

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor December 20, 2024 December 20, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Luar Biasa !!! 2 Gubernur Jadi Saksi Pernikahan Anak Bungsu Sang Pejuang Dhuafa H.Ikhwan Lubis SH MH
Next Article Pasar Halat Medan Terapkan Pembayaran Nontunai
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Jln.Galang Kota Masih Berkubang, Kinerja Pemprovsu Dipertanyakan !!
HOME KRIMINAL NASIONAL
HUT ke-154 Binjai, Wagub Surya Sebut Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah
Medan
Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
Medan
Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD
Medan
- Advertisement -
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?