By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Rico Waas Siap Tampilkan Kreasi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan pada Acara Pemko Medan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Rico Waas Siap Tampilkan Kreasi Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan pada Acara Pemko Medan

Editor
Editor Published July 17, 2025
Share
SHARE

Medan,-Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berkomitmen untuk memberi ruang bagi warga binaan dalam menampilkan karya dan kreativitas mereka pada acara Pemko Medan.

Komitmen ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Tenun Ulos di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan, Rabu (16/7/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh perwakilan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sumatera Utara, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Utara Prof. Dr. H. Mohammad Hatta, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Yekti Apriyanti, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan llyan Chandra Simbolon, dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Medan, warga binaan menampilkan pertunjukan tari tradisional yang memukau hadirin.

Wali Kota menilai penampilan warga binaan ini bukti bahwa kreativitas dan seni dapat tumbuh di mana saja, bahkan di balik tembok penjara.

“Tadi kita lihat mereka menari, dan kita tidak bisa membedakan mereka dengan penari profesional. Sama bagusnya. Mereka hebat,” ujarnya dengan bangga.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota berjanji akan menghadirkan warga binaan yang telah mengikuti pelatihan dan seni pertunjukan dalam acara-acara resmi Pemko Medan. Menurutnya, mereka layak mendapat panggung, bukan hanya karena kemampuan, tetapi juga karena hak setiap manusia untuk diberi kesempatan kedua.

“Kami berjanji akan mengundang warga binaan yang telah berlatih untuk tampil di luar. Mereka berhak didengar, dilihat, dan diberi kesempatan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini menegaskan, pemasyarakatan tidak semata-mata berbicara tentang hukuman, tetapi tentang bagaimana harapan bisa tumbuh dari proses itu. Yang lebih penting dari hukuman, sebutnya, bagaimana seseorang bangkit dan melangkah ke depan setelahnya.

“Pemasyarakatan tidak hanya bicara soal hukuman, juga tentang harapan, masa depan, tentang bagaimana kita melewati hukuman tersebut. Kita memberdayakan, bukan mengasingkan,” ujarnya.

Rico Waas mengapresiasi pelatihan tenun ulos sebagai bentuk nyata pembinaan yang tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat kebudayaan lokal dan membuka potensi ekonomi bagi warga binaan setelah masa tahanan.

“Tenun ulos bukan hanya soal kain, tapi tentang bagaimana masyarakat mencintai produk dan kebudayaannya sendiri,” katanya.

Menurutnya, pelatihan ini membuktikan proses pemasyarakatan bisa menjadi jembatan menuju perubahan, bukan dinding penghalang masa depan. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, warga binaan dapat kembali menemukan arah hidupnya dan menjadi bagian dari pembangunan yang inklusif.

Selain membuka pelatihan, Wali Kota Medan juga menyaksikan sejumlah penandatanganan kerja sama, salah satunya Perjanjian Kerja Sama antara Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan tentang Peningkatan Kompetensi Warga Binaan Pemasyarakatan melalui Penyelenggaraan Pelatihan Kemandirian Berbasis Kompetensi di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan.

Wali Kota juga mengunjungi stand pameran kerajinan tangan dan kuliner, serta kamar hunian warga binaan.

You Might Also Like

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Perubahan

Bobby Nasution Minta Kajian Mendalam Pencabutan Izin Hutan, Soroti Dampak Sosial dan Potensi Konflik

Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby Nasution dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi

Tersangka Begal Sadis Akhirnya Ditangkap

Zakiyuddin Harahap Fokus Perkuat Layanan Kesehatan dan Perangi Narkoba di Kota Medan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 17, 2025 July 17, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article BP Geopark Kaldera Toba Tuntas Penuhi Rekomendasi, Sekdaprov Sumut Optimis Dapat Kartu Hijau
Next Article Ungkap Rasa Keprihatinan Yang Mendalam, Rico Waas Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Jalan Tuba II
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Utus Tim Jenguk Korban Begal, Instruksikan Pengaktifan Pos Kamling Secara Masif
KRIMINAL
Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Perubahan
Medan
Bobby Nasution Minta Kajian Mendalam Pencabutan Izin Hutan, Soroti Dampak Sosial dan Potensi Konflik
Medan
Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Bobby Nasution dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi
Medan
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?