Lubuk Basung ,-Pembangunan hunian sementara (huntara) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menunjukkan progres signifikan. Huntara ini diperuntukkan bagi penyintas banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut.
Dari total 357 unit yang direncanakan, sebanyak 273 unit telah rampung dan mulai dihuni warga terdampak bencana. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Agam, Rinaldi, mengatakan, ratusan huntara tersebut tersebar di lima titik lokasi.
“Lima titik hunian sementara sudah selesai dan penyintas sudah menempati lokasi itu. Dan ada sebagian membersihkan menjelang ditempati karena baru rampung,” katanya di Lubuk Basung, Senin 16 Februari 2026.
Ia merinci, 117 unit huntara berada di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Kemudian 88 unit di Lapangan Bola Padang Sibabaju, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
Selanjutnya, 19 unit di Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, 35 unit di lahan Kampung Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Tanjung Raya. Serta 14 unit di Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak.
Khusus huntara di Lapangan Bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, telah diresmikan
pada Sabtu (24/1). Peresnian dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Sementara itu, sebanyak 85 unit huntara lainnya masih dalam tahap pembangunan. Rinciannya, 33 unit di lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto, dan 51 unit di Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang.
“Pembangunan sedang berlanjut dan berkemungkinan selesai satu minggu setelah Ramadan,” ujarnya. Hunian sementara tersebut diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat, berada di zona merah.
Selain menempati huntara, sebagian penyintas juga memilih mencairkan dana tunggu hunian yang saat ini masih dalam proses administrasi.
“Kita juga sedang menyiapkan pembangunan hunian tetap,” kata Rinaldi.

