Medan,- PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang 2025. Total penumpang KAI Bandara Medan dan Yogyakarta mencapai 6,9 juta penumpang.
“Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 5,8 juta penumpang.
Secara tahunan, pertumbuhan penumpang mencapai sekitar 20 persen,” kata Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho dalam siaran pers, Selasa (13/6/2026).
Porwanto menjelaskan, pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Bandara. Kereta api dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi dengan simpul transportasi bandara.
Di wilayah Medan, pengguna KA Srilelawangsa pada 2025 mencapai 4,1 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 33,4 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 3 juta penumpang.
Pada 2025, relasi Medan–Kualanamu melayani 1,5 juta penumpang. Sementara relasi Medan–Binjai–Kualabingai melayani 2,5 juta penumpang.
Pada 2024, relasi Medan–Kualanamu tercatat 706 ribu penumpang. Relasi Medan–Binjai–Kualabingai melayani 2,3 juta penumpang.
“Data tersebut menunjukkan peningkatan signifikan pada relasi menuju Bandara Kualanamu. Peningkatan seiring mobilitas masyarakat dan pertumbuhan sektor penerbangan,” kata Porwanto.
Dikatakan, di wilayah Yogyakarta, pengguna Kereta Api Bandara YIA pada 2025 mencapai 2,8 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat 4,9 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 2,7 juta penumpang.
Dari total tersebut, layanan YIA Xpress melayani 1 juta penumpang sepanjang 2025.
Angka ini tumbuh 8,5 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 944 ribu penumpang.
Sementara layanan KAI Bandara YIA PSO melayani 1,8 juta penumpang pada 2025.
Jumlah tersebut meningkat 3,1 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 1,7 juta penumpang.
Porwanto menyebut pertumbuhan sebagai hasil konsistensi menjaga keandalan operasional dan kualitas layanan “Pertumbuhan jumlah penumpang ini menunjukkan masyarakat semakin menjadikan KAI Bandara pilihan utama,” ujar Porwanto.
“Kami berkomitmen meningkatkan layanan, integrasi antarmoda. Selain itu inovasi berorientasi kenyamanan pelanggan.”
Ke depan, lanjutnya, PT Railink optimistis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut.
Optimisme seiring peningkatan mobilitas masyarakat dan pengembangan layanan transportasi publik berkelanjutan.
Informasi jadwal, tarif, dan pemesanan tiket dapat diakses melalui kanal resmi. Masyarakat dapat mengunjungi situs resmi dan media sosial KAI Bandara.
PT Railink merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia. Perusahaan menyediakan layanan angkutan kereta dari pusat kota menuju bandar udara.
“Layanan KA Bandara pertama beroperasi pada 2013 dari Medan menuju Bandara Kualanamu. Pada 2018, KAI Bandara mengoperasikan layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta,” ujarnya.
Ditambahkan, pada April 2022, KAI Bandara ditugaskan mengoperasikan KA Bandara Yogyakarta. Penugasan tersebut memperluas jangkauan layanan kereta bandara nasional.
Sementara pada Januari 2023, pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta dialihkan ke KCI. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan fokus layanan Medan serta Yogyakarta.
“Sejak 2021, PT Railink mengembangkan bisnis MOSS. MOSS bergerak di bidang perawatan, operasional, dan penyediaan suku cadang kereta api,” ujarnya.

