By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pendidikan Vokasi Jawab Tantangan SDM Indonesia di Era Disrupsi Teknologi
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
PENDIDIKAN

Pendidikan Vokasi Jawab Tantangan SDM Indonesia di Era Disrupsi Teknologi

Editor
Editor Published July 12, 2024
Share
SHARE

Jakarta,- Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berkomitmen menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang selaras dengan perkembangan teknologi,  khususnya pada bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM). Hal ini untuk menjawab tantangan SDM Indonesia di tengah era disrupsi teknologi yang semakin cepat seperti saat ini.

Kiki Yuliati, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi mengatakan bahwa kebutuhan pada bidang STEM terus meningkat. “Peningkatan ini didorong oleh kebutuhan keahlian-keahlian baru pada era revolusi industri 4.0 seperti saat ini. Oleh karena itu, transformasi pendidikan vokasi kami terus arahkan untuk menghadapi tantangan perubahan ketenagakerjaan sekaligus menyambut era revolusi industri 4.0,” ucap Kiki Yuliati.

Melalui program Merdeka Belajar, Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek telah meluncurkan program upskilling and reskilling untuk pendidik dan tenaga pendidikan vokasi. Ditjen Vokasi percaya bahwa dalam menyambut era revolusi industri 4.0, guru memiliki peran besar dalam mengembangkan keahlian-keahlian baru bagi peserta didik pendidikan vokasi.

Selain itu, Kiki menambahkan bahwa program Merdeka Belajar juga telah memberikan perubahan besar dalam mentransformasi pendidikan vokasi. Pertama, sistem pendidikan vokasi menjadi lebih terbuka terhadap inovasi. Selain itu, pendidikan vokasi juga diarahkan agar lebih inklusif, aman, dan memberdayakan.

Ditjen Vokasi, lanjut Kiki juga terus mendorong integrasi antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan pemerintah daerah setempat. Kerja sama ini dilakukan melalui program business matching, di mana industri maupun satuan pendidikan vokasi pertama harus mau saling terbuka untuk dapat berkolaborasi demi mendorong penyiapan SDM yang berkualitas dan selaras dengan tuntutan zaman.

“Dunia usaha dan pemerintah setempat juga memiliki peran penting dalam mengembangkan dan mentransformasi pendidikan vokasi. Khususnya dalam mengembangkan keahlian para calon lulusan pendidikan vokasi Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tambah Kiki.

Bagi Ditjen Pendidikan Vokasi, lanjut Kiki terdapat hal fundamental yang harus dijaga pada sistem pendidikan. “Learning how to learn, learning how to think, dan mencintai apa yang sedang dipelajarinya. Karena kalau tidak seperti itu, mereka tidak akan bisa mengikuti perkembangan teknologi dan zaman di masa depan,” jelas Kiki.

Di sisi lain, Ditjen Pendidikan Vokasi juga meluncurkan program teaching factory (TEFA), di mana para siswa dapat belajar dalam kondisi yang menyerupai lingkungan industri, baik prosedur maupun standar yang digunakan. Dengan demikian para peserta didik akan jauh lebih siap dalam menghadapi dunia kerja yang terus mengalami perubahan dengan cepat, khususnya pada aspek pengembangan teknologi yang digunakan di industri.

“Kami akan terus mendorong para peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Karena dengan itulah, kita bisa mempersiapkan SDM Indonesia yang berkualitas, adaptif, dan selaras dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja dan industri, yang pada akhirnya dapat menguatkan perekonomian Indonesia kelak,“ tutup Kiki.

Salah satu praktik baik dari TEFA bisa dilihat dari tambak udang vaname di SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Jember, Jawa Timur. Kuntjoro Basuki, Kepala SMK Perikanan dan Kelautan Puger, Jawa Timur mengatakan bahwa TEFA budi daya udang vaname yang dikembangkan bersama dengan mitra industri, ICS Food tersebut dirancang dengan menggunakan teknologi terkini di bidang budi daya udang.

“Jadi murid kami bisa belajar dan menguasai tentang teknologi terbaru di bidang tambak udang. Mereka akan bisa menyesuaikan diri ketika terjun ke industri karena teknologi yang ada di TEFA benar-benar merupakan teknologi terbaru yang biasa diaplikasikan di industri,” kata Kuntjoro.

Melalui TEFA tersebut, para peserta didik lanjut Kuntjoro tidak hanya diperkenalkan dan belajar tentang budidaya udang dengan teknologi mutakhir, akan tetapi juga dapat  mempelajari proses budi daya secara keseluruhan, sejak awal hingga akhir, yakni proses pemasaran udang. “Ketika peserta didik lulus, mereka benar-benar sudah siap terjun ke industri dan tidak akan kaget lagi dengan teknologi yang digunakan di industri,” kata Kuntjoro.

You Might Also Like

Terima Kunjungan Diplomatik Thailand, Gubernur Bobby Nasution Bahas Peluang Kerja Sama Perfilman dan Pendidikan

Tulus Januardi Tua Panjaitan Resmi Raih Gelar Doktor Hukum dari UMSU

Pemuda Pancasila Medan Marelan Bagikan Takjil Serta Berbuka Puasa Bersama Santuni Anak Yatim & Duafa

Perkuat Keamanan di Bulan Ramadhan, Polresta DS Rutin Gelar Patroli Menyapa Subuh

Mengenal Brimob Sejak Dini, Anak TK Belajar Disiplin dan Kebersamaan di Markas Polisi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 12, 2024 July 12, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Inggris Sesumbar Punya Cara Kalahkan Spanyol di Berlin
Next Article 3 Warga Duafa Sakit Menahun Dikunjungi Pujaketarub di Hamparan Perak
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Pastikan Pelayanan Maksimal Selama Mudik Lebaran 2026
Medan
Ramadan Berbagi dengan Warga Belawan, Rico Waas: Hidup Harus Saling Peduli dan Membantu
EKONOMI
PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan
Medan
Walk In Interview Gebrakan Yang Manusiawi, Akademisi USU : Solusi Konkret Atasi Ketimpangan Informasi Kerja
EKONOMI
- Advertisement -
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?