By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Pemerintah Daerah Diminta Tak Bergantung ke APBD dan APBN
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Pemerintah Daerah Diminta Tak Bergantung ke APBD dan APBN

Editor
Editor Published May 27, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, mengajak daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD dan APBN. Ia mendorong daerah untuk lebih produktif lagi.

APBD adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sedangkan APBN adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Kedua anggaran ini merupakan sumber utama dana pemerintah daerah dan pusat.

Rachmat menyebut, beberapa wilayah memiliki kemampuan fiskal yang kuat. Namun, banyak daerah lain yang fiskalnya masih rendah dan perlu peningkatan.

“Kita juga harus mendorong iklim berusaha yang lebih ramah lingkungan dan juga lebih terbuka. Dan jangan hanya bergantung APBD maupun APBN,” katanya saat hadir dalam Rapat Pengendalian Inflasi Nasional di Jakarta, Senin (26/5/2025).

Fiskal berarti kemampuan daerah mengelola pendapatan dan pengeluaran keuangannya. Kreativitas para kepala daerah sangat penting untuk mengelola anggaran secara efektif.

Ia memuji beberapa gubernur yang berhasil menghemat anggaran. Penghematan ini memungkinkan dana digunakan untuk hal lain, seperti pendidikan tinggi bagi mahasiswa.

Selain gubernur, bupati juga diharapkan lebih kreatif dalam mengelola anggaran daerah. Hal ini dapat memperkuat pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rachmat menegaskan, keterbukaan dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan. Dengan kerja sama, pembangunan daerah bisa lebih cepat dan merata.

You Might Also Like

Pagi-Pagi, Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

Jumlah Korban Tabrakan KA di Bekasi, 54 Orang Luka 3 Meninggal Dunia

Tabrakan KA di Bekasi, 9 Terluka 1 Meninggal Dunia

BD Narkoba Diburon, Polresta DS Bongkar Jaringan Internasional 3 Tsk Ditangkap, BB Rp 57 Miliar Disita

30.611 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, Daker Bandara Perkuat Layanan Lansia

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor May 27, 2025 May 27, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article MU Boyong Skuad Terbaiknya ke Malaysia
Next Article Lilo & Stitch Raup Rp5,5 Triliun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Rp158 Miliar Digelontorkan, Jalan Aek Nabara-Negeri Lama-Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini
Medan
Terima Aduan Masyarakat, Pemko Medan Langsung Eksekusi Lubang di Jalan Raden Saleh
Medan
Wali Kota Medan Terima Rekomendasi DPRD Atas LKPJ TA 2025
EKONOMI
Rico Waas Tegaskan Ekspansi Grab di Medan Harus Sejalan Kebutuhan Warga dan Kesejahteraan Driver
Medan
- Advertisement -
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?