Stuttgart,-Timnas Jerman kalah 2-1 dari Spanyol di perempat final ajang Piala Eropa 2024. Kekalahan yang diderita Jerman ini kian menyakitkan, karena pertandingan berlangsung di kandang sendiri, MPHArena, Jumat (6/7/2024).
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. “Ini adalah waktu yang istimewa, tapi sayangnya kami kalah dengan tidak pantas,” kata Nagelsmann dalam keterangan resmi.
Nagelsmann merasa timnya tampil baik sepanjang pertandingan. “Kami memulai dengan baik, bereaksi dengan baik di babak pertama dan kedua,” ujarnya.
Namun, nasib berkata lain, ketika Spanyol mencetak gol di menit-menit akhir. “Kami lebih lancar di sepertiga akhir, tapi gagal mempertahankan keunggulan,” ucap Nagelsmann.
Gelandang veteran Jerman Toni Kroos juga merasakan kepahitan yang sama. “Kekalahan ini sangat menyakitkan karena kami begitu dekat dengan kemenangan,” kata Kroos.
Kroos bahkan mengatakan, kebersamaan tim membuat kekalahan ini semakin berat. “Ini lebih menyakitkan daripada tereliminasi,” ujarnya.
Penyerang Jerman Niclas Fullkrug juga merasakan kesedihan mendalam, setelah mengetahui perjalanan mereka berakhir. “Euforia dan kebersamaan selama turnamen ini hilang begitu saja,” ucap Fullkrug.
Fullkrug menambahkan, bahwa kata-kata pelatih tak cukup untuk mengurangi rasa sakit yang diderita tim. “Sulit untuk dihadapi dan butuh waktu untuk mengatasinya,” katanya.
Gelandang Jerman Joshua Kimmich merasa timnya lebih unggul di babak kedua dan perpanjangan waktu. “Kami memiliki peluang lebih baik, tapi Spanyol yang mencetak gol di akhir,” ujarnya.
Kimmich juga menyoroti keputusan kontroversial di lapangan. “Kami mungkin bisa mendapatkan penalti dari hand ball sebelum gol kedua Spanyol,” ucapnya.
Dari kubu Spanyol, Gelandang Serang Dani Olmo menegaskan, perjuangan timnya terbilang keras. “Tapi kami bertarung hingga akhir dan mendengarkan hati, bukan kaki,” kata Olmo.

