Medan – Semewah- mewahnya Hujan emas di negeri orang,ternyata lebih rela susah hujan batu di negeri sendiri,” begitu kiranya gambaran kesedihan yang dirasakan pekerja yang bertaruh nyawa di negeri orang.
Sebagaimana nasib miris dialami ratusan pekerja warga negara Indonesia (WNI) di penjara Kamboja berdemo memohon pertolongan kepada Bpk.Presiden Prabowo untuk sesegera mungkin di pulangkan kembali ke Indonesia.
“Lebih baik kami mati di negeri sendiri, ketimbang disini !!!!, disini sudah ada 2 orang yang mati terlantar karena sudah 3 hari tak diurus oleh KBRI disini,” Ungkap salah seorang kordinator aksi di aula penampungan di Penompen Kamboja yang terancam akan dipindahkan ke penjara Bati di Kamboja.
Dalam orasinya, ratusan WNI yang terdampar di penampungan tersebut mereka ditangkap dalam suatu razia dimana kebanyakan dari mereka ditangkap akibat tak ada paspor karena paspor mereka ditahan dan diambil oleh majikan mereka selama bekerja.
Kalau mereka ingin dipulangkan secepatnya harus mengeluarkan uang puluhan juta sedangkan bagi yang memiliki uang malah ditahan dipenjara.
” Biarlah kami dipenjara di negeri kami sendiri kalau kami bersalah, kami tak ingin dipenjara dan mati disini!!! rintih mereka pada aksi tersebut yang digelar belum lama ini.di lokasi penampungan Phenompen Kamboja.(Gs/Mdn).

