Manchester,- Manchester United mempercepat penunjukan pelatih interim usai memecat Ruben Amorim awal pekan lalu. Beberapa nama muncul sebagai kandidat, namun fokus utama kini mengarah kepada Michael Carrick.
Manajemen MU dilaporkan telah menjalani pembicaraan intensif dengan Carrick terkait peran pelatih interim hingga akhir musim 2025/2026. Mantan gelandang Setan Merah itu disebut berada di posisi terdepan dibanding kandidat lain.
Pertemuan lanjutan dengan Carrick dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/1/2026). Penetapan pelatih interim ditargetkan sebelum Selasa (13/1/2026) malam waktu setempat, untuk memulai persiapan jelang derby Manchester pekan ini.
Selain Carrick, nama lain yang sempat mencuat adalah mantan pemain sekaligus pelatih MU sebelumnya, Ole Gunnar Solskjaer. Ia menggantikan Jose Mourinho sejak 2018 hingga 2021, sebelum dipecat akibat performa yang kurang memuaskan.
Carrick dan Solskjaer sebelumnya telah bertemu dengan direktur olahraga MU, Jason Wilcox. Keduanya memaparkan rencana masing-masing kepada jajaran pimpinan klub.
Menurut laporan Sky Sports, Carrick dinilai impresif dengan gagasan jangka pendeknya. Namun, popularitas Solskjaer selama melatih Setan Merah tetap menjadi bahan pertimbangan.
Pengamat sepak bola yang juga mantan pemain MU, Gary Neville, menilai kembalinya Solskjaer seperti mengulang siklus lama. Namun, ia berpendapat Solskjaer lebih memahami klub karena pernah memegang posisi pelatih dan mengetahui tantangan yang dihadapi.
“Situasinya hampir seperti sebuah siklus, layaknya film yang sudah sering kita lihat, seperti ‘Groundhog Day’. Menurut saya, Ole benar-benar mencintai klub ini, memahami pekerjaannya, dan sudah pernah menjalani peran tersebut,” ujar Neville.
Saat ini, MU masih ditangani pelatih sementara, Darren Fletcher. Ia memimpin dua laga terakhir melawan Burnley dan Brighton, dengan hasil yang kurang memuaskan.
Bruno Fernandes dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Burnley di Liga Inggris. Mereka kemudian kalah 1-2 dari Brighton dan harus tersingkir lebih awal pada ajang Piala FA.
Menanggapi hasil tersebut, Fletcher menantang para pemain MU membuktikan kelayakan mereka membela klub hingga akhir musim. Tanpa kompetisi Eropa dan setelah tersingkir dari dua ajang domestik, fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada Liga Inggris.
“Mereka harus berjuang dan memastikan ingin menjadi bagian dari masa depan Manchester United. Jika tidak, mereka tidak seharusnya berada di sini atau akan bertahan di sini,” ujar Fletcher usai pertandingan.

