Jakarta,- Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat waspada terhadap promosi tawaran visa non-haji yang beredar di media sosial (medsos). Berdasarkan pantauan Kemenag, saat ini tawaran atau iming-iming visa non-haji mulai marak ditemukan di sosial medsos.
Mereka menawarkan bisa memberangkatkan jamah calon haji dengan selain visa haji, baik dengan visa umroh, visa ziarah, visa turis, hingga visa kerja. Promosi itu diantaranya beredar di Instagram (IG) dan Tik Tok.
“Dari pantauan Kemenag di sosial media seperti Instagram dan Tik Tok. Saya melihat cukup banyak tawaran yang memberikan, semacam panduan visa non-haji,” kata Jubir Kemenag Anna Hasbie, Senin (6/5/2024).
“Makanya kami juga agak khawatir dengan banyaknya informasi-informasi seperti itu. Karena ini bisa menimbulkan masalah,” katanya.
Ia menekankan, bahwa untuk tahun 2024 ini Pemerintah Arab Saudi akan lebih memperketat penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Karena itu, masyarakat yang berencana melaksanakan haji jalur pintas untuk tidak cepat tergiur dengan tawaran-tawaran tersebut.


What a well-written and thought-provoking article! It offered new perspectives and was very engaging. Im curious to hear other opinions. Feel free to visit my profile for more related content.
Options d’achat de médicaments en Belgique Nipro Olavarría veilige online aankoop van medicijnen