Jakarta,- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan lebih dari 60 unit kapal untuk melayani arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memperlancar penyeberangan dan menekan antrean kendaraan di sejumlah pelabuhan utama.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengatakan persiapan mudik tahun ini dilakukan lebih matang melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian terkait. Upaya tersebut mencakup penambahan kapasitas pelabuhan serta penyediaan kapal berukuran lebih besar.
“Kapal yang tersedia untuk persiapan nanti ada lebih dari 60 kapal, kapal-kapal ini memiliki kapasitas beragam. Mulai dari 300 hingga 500 orang, dengan kecepatan yang lebih baik dibanding tahun lalu,” ujar Yossianis di Banten, Senin 23 Februari 2026.
Ia menjelaskan, layanan penyeberangan akan difokuskan pada sejumlah titik utama di wilayah Banten dan Lampung. Pelabuhan tersebut meliputi Pelabuhan Merak–Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang di Lampung, serta Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya).
Selain menambah armada, ASDP bersama pemerintah juga memberikan stimulus dan diskon khusus guna menarik minat masyarakat sekaligus memecah kepadatan arus mudik. Hingga saat ini, ketersediaan tiket masih sangat mencukupi karena tingkat penjualan masih rendah.
“Saat ini tiket yang terjual masih sangat sedikit, ketersediaan masih di atas 99,9 persen. Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana,” katanya.
ASDP juga mengingatkan pemudik untuk mengutamakan keselamatan. Baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
Penambahan kapal berkapasitas besar serta percepatan proses bongkar muat diharapkan dapat memangkas waktu tunggu penumpang. Sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman saat Lebaran.

