By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kunjungan Masyarakat ke Pusat Perbelanjaan Semakin Rendah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Kunjungan Masyarakat ke Pusat Perbelanjaan Semakin Rendah

Editor
Editor Published April 10, 2025
Share
SHARE

Jakarta, -Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaya mengungkapkan, pertumbuhan kunjungan ke pusat belanja hanya single digit. Menurutnya, rendahnya pertumbuhan ini merupakan dampak utama dari daya beli masyarakat yang belum pulih.

“Ini pertumbuhan terendah sejak pandemi COVID-19, bahkan lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Alphonzus.

Ia menekankan bahwa perubahan pola konsumsi menjadi indikator kuat menurunnya kualitas daya beli masyarakat. Menurutnya, masyarakat kini hanya membeli produk dengan harga murah karena keterbatasan pengeluaran.

“Yang diburu masyarakat adalah produk dengan unit price rendah, bukan karena suka, tapi karena terpaksa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Alphonzus menyatakan bahwa hampir semua kategori tenant di pusat belanja terdampak penurunan konsumsi. Ia berpendapat bahwa pemerintah juga harus ikut bertanggung jawab karena kondisi daya beli belum tertangani.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, maka sektor retail makin tertekan dan berpengaruh ke ekonomi nasional,” ucap Alphonzus.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ramadan dan Idulfitri adalah momentum penting sektor ritel setiap tahunnya. Jika momentum tersebut gagal dimaksimalkan, maka kinerja tahunan sektor retail akan terpengaruh besar.

Alphonzus juga mengingatkan ancaman low season pasca-Idulfitri yang diprediksi akan berlangsung cukup panjang. Ia berharap pemerintah segera memberikan stimulus agar low season ini tidak semakin dalam dan berbahaya.

You Might Also Like

FSP Kerah Biru – SPSI Kota Medan Sukses Gelar Sosialisasi BPJS

Sisa 755.305 Kursi Kereta Diskon 30 Persen

Produk Herbal Indonesia Tembus Pasar Arab Saudi Rp2,5 Miliar

Pengamat Ekonomi Apresiasi Gubernur Bobby Berantas Pungli di Kawasan Wisata, Sebut Kunci Perbaikan Citra dan PAD

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 10, 2025 April 10, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Terinspirasi Sosok Sang Pejuang Dhuafa H.Ikhwan Lubis SH MH Relawan KSJ Labuhan Deli Mendonorkan Darah
Next Article Wali Kota Medan Apresiasi Ide Kreatif Digelarnya Pameran Wedding Expo “Parsaoran Nauli”
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Gelapkan Sepeda Motor Kawan, Pelaku diciduk Polsek Tanjung Morawa
HOME KRIMINAL
Berani nyimpan Narkoba dibekuk Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
HOME KRIMINAL
FSP Kerah Biru – SPSI Kota Medan Sukses Gelar Sosialisasi BPJS
EKONOMI HOME Medan PENDIDIKAN
Buka Turnament Pencak Silat IPSI Kota Medan Tahun 2026, Wali Kota Medan Ajak Generasi Muda Jaga dan Lestarikan Budaya
Medan
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?