Jakarta,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di wilayah Sumatera Utara. Penggeledahan masih berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah di Mandailing, Sumut.
Namun, jubir KPK Budi Prasetyo tak mendetailkan lokasi penggeledahan tersebut. “Penggeledahan masih terus berjalan, nanti akan kami sampaikan update-nya,” kata Budi di gedung Merah Putih KPK, Selasa (1/7/2025).
KPK membuka peluang akan memeriksa Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Bobby akan diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di wilayahnya.
Plt Depdak KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan pihaknya akan menelusuri aliran suap yang diberikan pihak swasta. Suap diberikan agar terpilih sebagai pelaksana pembangunan sejumlah proyek jalan di Sumut.
“Kalau nanti ke siapapun, ke atasannya, atau mungkin ke sesama Kepala Dinas atau ke Gubernur, kemanapun itu. Kami memang meyakini, kami tadi juga sudah sampaikan bahwa kita bergerak bersama dengan PPATK untuk melihat ke mana saja,” kata Asep di gedung Merah Putih KPK, Sabtu (28/6/2025).
Diketahui, KPK melakukan dua OTT pada Sabtu (28/6) kemarin di Sumut. Kegiatan OTT pertama terkait dengan proyek-proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut.
Kedua terkait proyek-proyek pembangunan jalan di Satuan Kerja Pembangunan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumut. Total nilai proyek tersebut sebesar Rp231,8 miliar.
KPK menduga bahwa pihak swasta yakni PT DNG dan PT TN menyuap pihak TOP, RES, dan HEL. KIR selaku Dirut PT DNG dan RAY selaku direktur PT TN diduga memberikan uang senilai Rp2 miliar pada tiga orang itu.

