By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: KPAI: Dunia Maya Penyumbang Terbesar Kekerasan Seksual Internet
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KRIMINAL

KPAI: Dunia Maya Penyumbang Terbesar Kekerasan Seksual Internet

Editor
Editor Published April 20, 2025
Share
SHARE

Jakarta,- Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dian Sasmita menyoroti bahwa dunia maya kini menyumbang interaksi terbesar bagi anak-anak. Kekerasan seksual anak kini tak hanya di dunia nyata, tapi juga marak terjadi di ruang digital.

“Internet itu tanpa batas (borderless) dan anonim. Anak bisa berinteraksi dengan siapa saja tanpa tahu identitas sebenarnya. Ini sangat berbahaya,” ujarnya dalam wawancara, Jumat (18/4/2025).

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, terutama orang tua, dalam menciptakan lingkungan digital yang aman. Namun, tidak semua orang tua memiliki akses atau kemampuan memahami isu ini. 

Demikian, pemerintah didorong untuk menyediakan edukasi dan informasi yang mudah dipahami dan menjangkau hingga wilayah pelosok. Pihak KPAI pun mendorong adanya revisi untuk memperkuat perlindungan anak di ranah ini.

“Perlu regulasi yang tidak hanya mengatur pidananya, tapi juga memastikan hak restitusi bagi korban anak,” ujarnya. Ia menambahkan pentingnya peran guru dalam mendidik anak agar memahami pentingnya menghargai tubuh sendiri dan orang lain. 

Edukasi seksual yang tepat juga perlu dijalankan secara berkelanjutan, bukan hanya pada momen-momen tertentu seperti Hari Anak. Menurut Pihak KPAI, Pemerintah juga perlu meningkatkan anggaran perlindungan anak. 

“Jangan tunggu ada kasus dulu baru bergerak. Edukasi, pengawasan, dan komitmen anggaran harus jadi prioritas,” ujarnya.

You Might Also Like

Warga Australia Diduga Terlibat Pembunuhan Remaja Perempuan Thailand

Jalan Rusak Galang- Pagar Merbau Kian Meresahkan, Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak Bergelombang Bak ” Bukit Barisan”

Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di Deliserdang dan Sergai, Pelaku Usaha Diminta Urus Izin

Kapoldasu Pimpin Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata, Perkuat Integritas Personel Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Heboh !!! Baru Saja Terjadi Kebakaran Pabrik Sepatu, Jalanan Macet Disini Lokasinya !!!

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor April 20, 2025 April 20, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Ternyata ini Proses Terjadinya Lesung Pipi
Next Article Jumlah Pengguna Meningkat, Kemenhub Dukung Layanan KA Subsidi Termasuk KA Putri Deli
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Ribuan Masyarakat Padati Lapangan Merdeka, GEMES 2026 Berlangsung Meriah dan Megah
Medan
Warga Australia Diduga Terlibat Pembunuhan Remaja Perempuan Thailand
KRIMINAL
Pesta Gol atas Selandia Baru, The Red Devils Lolos 32 Besa
OLAHRAGA
Jalan Rusak Galang- Pagar Merbau Kian Meresahkan, Pemerintah Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak Bergelombang Bak ” Bukit Barisan”
HOME KRIMINAL NASIONAL
- Advertisement -
June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« May    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?