By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Kemenkes Catat 10.752 Kasus DBD Sepanjang 2024
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Kemenkes Catat 10.752 Kasus DBD Sepanjang 2024

Editor
Editor Published February 21, 2025
Share
SHARE

Jakarta,-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan pada Januari hingga 16 Februari 2025 telah terjadi 10.752 kasus demam berdarah dengue (DBD). Selain itu, terjadi 250.000 kasus DBD sepanjang tahun 2024. 

Demikian disampaikan Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Ina Agustina Isturini, Kamis (20/2/2025) di Jakarta. “Hingga 16 Februari 2025 kasus dengue sudah mencapai 10.752 dengan incident rate (IR) sekitar 3,79 per 100 ribu,” ujarnya. 

Sementara jumlah kematian akibat penyakit tersebut mencapai 48 kasus dengan CFR (case fatality rate) 0,8. Lebih lanjut Ina mengatakan masyarakat harus benar-benar memberikan perhatian khusus terhadap DBD. 

Pasalnya, antara Januari hingga Maret 2025 diperkirakan menjadi puncak berjangkitnya DBD. “Sejak 2016, kecenderungannya tren DBD biasanya meningkat pada akhir tahun,” ujarnya.

Menurut Ina, kenaikan biasanya terjadi pada Oktober hingga Desember dan berpuncak antara Januari hingga Maret. “Setelah itu pada Maret atau April mengalami penurunan,” ucapnya. 

Karena itu, Ina mengimbau agar masyarakat selalu sigap menangani keluarga atau erabay yang terkena DBD. Ini karena tingkat kematian penyakit tersebut terbilang tinggi jika terlambat ditangani.

“Pada 2024, jumlah kumulatif kasus dengue di Indonesia sudah mencapai 250 ribu,” ujarnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.418 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. 

You Might Also Like

Pencarian Hari Kelima Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak

Kemenhut Selamatkan 24 Satwa Liar Terdampak Karhutla, Orangutan Terbanyak

Gempa di Kepulauan Seribu, Warga Jakarta Rasakan Getaran

Awas !!! Ada Lobang Maut Jalan Tambak Bayan Percut Seituan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

BNPB Perkuat Perlindungan Kelompok Disabilitas dalam Penanganan Bencana

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 21, 2025 February 21, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Megawati Instruksikan Kadernya yang Jadi Kepala Daerah
Next Article Ollie Watkins Beberkan Rahasia Imbangi Liverpool
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Tegaskan Suami Kunci Sukses Ibu Berikan ASI Eksklusif Pada Anak
Medan
Wagub Surya Bawa Pesan Gubernur Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang
Medan
Pesta Olob-Olob GKPS Resort Medan Barat, Pj Sekdaprov Sumut Ajak Jemaat Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Medan
Diduga Terlibat Jaringan Judi Online, Imigrasi Tangerang Amankan Lima WNA
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?