Simalungun,- Kebakaran terjadi di pabrik PT Evyap Sabun Indonesia yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.21 WIB.
Peristiwa tersebut menelan tiga korban jiwa. Ketiganya dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari lantai 6 gedung pabrik ketika berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api dan kepulan asap tebal.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Berdasarkan informasi awal kepolisian, api diduga pertama kali muncul di lantai 3 atau 4 gedung pabrik Biding. Sebelum kebakaran membesar, terdengar suara dentuman keras dari dalam gedung.
Ketiga korban diketahui bernama Nasri Efendi (43), Mhd. Rifaldi (26), dan Sumadi (39). Ketiganya merupakan pekerja sebagai Helper Las dari PT Nirwana Mahanu Putra dan tercatat sebagai warga Kabupaten Batu Bara.
Menurut keterangan leader perusahaan, ketiga korban baru bekerja selama empat hari. Saat kejadian, mereka tengah melakukan pekerjaan finishing pengelasan di lantai 6 gedung.
Di tengah kobaran api dan asap tebal, ketiganya diduga berupaya menyelamatkan diri. Namun, mereka justru terjatuh dari lantai 6 dan mengalami luka parah.
Ketiga korban sempat dievakuasi dan dibawa ke RS Karya Husada Perdagangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa ketiganya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah kemudian dipindahkan ke kamar jenazah RSU Perdagangan sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga.
Untuk menjinakkan kobaran api, sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi dikerahkan ke lokasi. Petugas masih melakukan proses pemadaman hingga informasi terakhir diterima.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Simalungun bersama tim terkait. Polisi juga masih melakukan pendataan dan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui secara pasti kronologi serta sumber api.
Pihak kepolisian belum menyampaikan dugaan penyebab kebakaran secara lebih rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.

