Tangerang,- Seorang penumpang Batik Air dari Palembang memakai baju seperti pramugari “Batik Air” diamankan di Bandara Soekarno-Hatta. Wanita tersebut memasuki kabin melalui “fast track” (jalur khusus) bagi pramugari dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.
“Penumpang berinisial KN ini membuat heboh penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta. KN mengenakan busana seragam pramugari Batik Air ,” ujar Iptu Agung Pujianto Kanit di Polres Bandara Soeta, Kamis (8/1/2025).
Para awak pesawat Batik Air merasa heran ada penumpang berbaju pramugari dari Palembang menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kecurigaan bermula saat kru kabin dan pramugari yang bertugas tidak mengenali Khairun Nisa (KN).
“KN sempat diinterogasi oleh kru selama perjalanan menuju Jakarta. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, wanita asal Palembang tersebut langsung diserahkan kepada polisi,” kata Agung Pujianto.
Berdasarkan pemeriksaan polisi, KN memakai seragam pramugari karena terobsesi untuk menjadi seorang pramugari. KN juga mengaku pernah menjadi korban penipuan rekrutmen pramugari.
“Ini yang membuatnya nekat mengenakan seragam tersebut meski statusnya hanya sebagai penumpang biasa. Sebelumnya, ia juga pernah mendaftar namun gagal,” kata dia.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono kasus ini telah viral di media sosial. Hal ini juga mendorong pihaknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada KN.
KN naik pesawat Batik Air ID 7058 rute Palembang-Jakarta pada pukul 18.20 WIB, Selasa (6/1/2026). Wanita tersebut sengaja mengenakan seragam Batik Air lantaran terlanjur mengaku kepada keluarga, bila dirinya bekerja sebagai pramugari.
KN mendapatkan seragam itu beli online. Hal ini terlihat dari corak seragam yang berbeda dari yang asli milik Barik Air. Kepada keluarga ia mengaku bekerja sebagai pramugari. Sehingga, aksi nekatnya itu dilakukan demi menutupi kebohongannya.
“Saat kejadian itu, penerbangannya sudah tinggal sebentar lagi, sehingga dia tidak sempat ganti baju. Karena sudah mengaku, ia meminta permohonan maaf, maka ia dikembalikan ke pihak keluarga,” ujar Yandri.

