By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Indonesia Dinilai Masih Hadapi Persoalan Kemiskinan Anak
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Indonesia Dinilai Masih Hadapi Persoalan Kemiskinan Anak

Editor
Editor Published February 7, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Lembaga Kajian Ekonomi INDEF mengingatkan para Capres Pemilu 2024, untuk lebih memperhatikan kesejahteraan anak-anak Indonesia jika terpilih nanti. Karena saat ini, Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan anak, mulai dari kemiskinan, tengkes (stunting) hingga masalah pendidikan.

“Saat ini populasi anak sebanyak 79 juta jiwa, kemiskinan anak memang menurun.Tapi tingkat kematian saat melahirkan belum mencapai target SDGs (Sustainable Development Goals) yang angkanya 70, karena kita masih di angka 100,” kata Ekonom Senior INDEF Aviliani dalam acara dialog ‘Kebijakan Anak, Apa yang Terlupakan?’ di Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Tingkat kemiskinan anak, menurut Aviliani, sudah menurun dari 13,4 persen di tahun 2021 menjadi 12,7 persen di tahun 2022.  Namun 1 dari 8 anak Indonesia masih berada di garis kemiskinan.

Untuk tengkes, menurun dari 21,6 persen di tahun 2022 menjadi 17,8 persen di tahun 2023. Tahun 2024 Indonesia menargetkan penurunan tengkes 14 persen, untuk itu perlu penurunan tengkes 3,8 persen di tahun ini.

“Kita masih perlu terus menyosialisasikan bagaimana mencegah tengkes. Karena kasus tengkes bukan hanya terjadi di keluarga miskin, tapi juga keluarga menengah,” ujar Aviliani.

Dari aspek pendidikan, Aviliani menilai perlunya pemerintah memberikan perhatian pada pendidikan usia dini. Bukan sekedar memberikan pendidikan gratis, tapi juga mengutamakan kualitas pendidikannya.

“Kesehatan berupa perbaikan nutrisi bagi anak-anak dan pendidikan, adalah modal untuk memutus kemiskinan. Dan kesehatan serta pendidikan harus dimulai sejak usia dini, agar ketika dewasa bisa mandiri dan tidak menjadi beban negara,” ucap Aviliani.

Ekonom senior itu mengusulkan agar anggaran kesehatan maupun pendidikan, bisa sebagian dialihkan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan anak-anak. Anggaran kesehatan, misalnya jangan hanya untuk membayar klaim BPJS dan anggaran pendidikan jangan hanya untuk membangun infrastrukturnya saja.

You Might Also Like

Kolaborasi KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Bersama Citraland Bantu Warga Korban Banjir

AMPHIBI Sumbar Salurkan Bantuan dan Bantu Pemulihan Pasca Galodo di Malalo Tanah Datar

Ini Dia Data Jumlah Korban Banjir & Longsor di Sumut Serta Penangananya

FOZ Sumut Gerakkan Ratusan Relawan untuk Respon Cepat Banjir di Sumatera Utara

KODAERAL I MUSNAHKAN 41,7 KG KETAMINE, TEGASKAN KOMITMEN TNI AL AMANKAN LAUT INDONESIA

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor February 7, 2024 February 7, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Yordania ke Final Piala Asia Usai Singkirkan Korea Selatan
Next Article Imigrasi Antisipasi Pelanggaran WNA Saat Pemungutan Suara 14 Februari 2024
3 Comments
  • Emmat says:
    June 29, 2024 at 8:02 pm

    Excellent article! It provided a lot of food for thought. Lets chat more about this. Check out my profile for more insights!

    Reply
  • scrapebox auto approve says:
    November 10, 2024 at 11:21 am

    Hey! Do you know if they make any plugins to protect against hackers?
    I’m kinda paranoid about losing everything I’ve worked hard
    on. Any recommendations?!

    Reply
  • eco blankets says:
    November 13, 2024 at 7:57 pm

    Good day! Do you know if they make any plugins to help with Search Engine Optimization?
    I’m trying to get my site to rank for some targeted keywords but I’m not seeing very good success.
    If you know of any please share. Many thanks!
    You can read similar art here: Eco product

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Kolaborasi KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Bersama Citraland Bantu Warga Korban Banjir
EKONOMI HOME NASIONAL
Polsek Tanjung Morawa Polresta DS Giat Minggu Kasih dan Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Terdampak Banjir
Uncategorized
AMPHIBI Sumbar Salurkan Bantuan dan Bantu Pemulihan Pasca Galodo di Malalo Tanah Datar
EKONOMI HOME NASIONAL
Syaiful Ramadhan Ingatkan Pemko Medan Permudah Pengurusan Administrasi Kependudukan bagi Warga Korban Banjir
Medan
- Advertisement -
December 2025
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?