Jakarta,- Baru-baru ini video viral memperlihatkan anak perempuan balita yang menjalani proses tunangan. Dalam video yang diunggah warganet itu tampak anak perempuan yang sedang menyalami ibu-ibu dalam acara tersebut.
Dari kabar yang beredar, kedua orang tua anak tersebut membenarkan pertunangan putrinya yang masih menginjak usia empat tahun. Mereka pun menyadari video acara pertunangan buah hatinya itu viral di medsos.
Psikolog remaja dan anak, Mutia Aprilia, mengatakan bahwa usia balita seharusnya masih bermain-main. Dengan bermain, anak akan mendapatkan banyak pembelajaran tentang dunia dan sekitarnya.
“Kebayang misalnya usia 4 tahun sudah ditunangkan, pasti ada pembicaraan akan menikah. Dan, menikah itu buat Gen Z yang cukup dewasa saja masih berat, apalagi dibicarakan dengan anak yang bahkan berpikir abstraknya saja belum terlalu baik,” kata Mutia dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (23/4/2024).
Mutia mengatakan pernikahan bukan hanya hal yang abstrak, tetapi juga rumit. Terlebih untuk usia anak bawah lima tahun, akan sangat memengaruhi kondisi psikologis anak.
“Misalnya, dia melihat teman-temannya main, kok dia enggak bisa main sebebas dahulu. Itu karena mungkin akan ada banyak ritual pertunangan dan pernikahan nantinya,” ujarnya.

