By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Harga Pasaran Ikan Merosot Pasca Lebaran, Ini Penyebabnya
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Harga Pasaran Ikan Merosot Pasca Lebaran, Ini Penyebabnya

Agus Leo
Agus Leo Published April 25, 2024
Share
SHARE

Belawan – Pasca lebaran Idul Fitri 1445 H /2024M ini ternyata pasaran harga ikan beragam jenis mengalami kemerosotan harga alias turun.

Hal ini diduga diakibatkan dengan kian melemahnya daya beli masyarakat ditambah lagi saat ini musim cuaca yang tak menentu mempengaruhi hasil tangkapan nelayan.

Dari hasil pengecekan harga dilakukan media online ini Kamis (25/04/2024) di gudang KUD Gabion atau di Pajak ikan padra Marelan ternyata harga ikan mengalami penurunan harga jual.

Untuk jenis ikan tongkol kisaran harga dari biasanya Rp25 ribu kini merosot seharga Rp20 ribu perkilogramnya, ikan gembung Kuring dari Rp40ribu turun di kisaran harga Rp30 ribu perkilogramnya, ikan pari dari Rp40 ribu turun menjadi Rp35 ribu perkilogramnya, ikan selayang dungun dari Rp25 ribu merosot menjadi Rp28 ribu perkilogramnya.

Untuk jenis cumi- cumi dijual dari Rp60 ribu kini bertahan di kisaran harga Rp40 ribu perkilogramnya sedang untuk kerang kupas dari Rp30 ribu turun Rp25 ribu perkilogramnya dan ikan nila Bangkok ukuran jumbo dari seharga Rp35 ribu perkilogramnya kini merosot menjadi Rp25 ribu perkilogramnya, kepiting rajungan dari Rp40 ribu turun sekitar Rp30 ribu perkilogramnya.

Pak Syamsul Bahri pedagang ikan di pajak pasar Marelan saat ditemui mengatakan, kemerosotan harga jual ikan diduga akibat kian melemahnya daya bi masyarakat pasca lebaran ini.

Faktanya lihat bang, meja ikan ku jam segini aja masih banyak, padahal sebelum lebaran jam 11 siang sudah ludes terjual.

Namun begitu pun bila penjualan ikan tak hanis.maka alternatif solusinya ikan ini bisa diasinkan agar tak busuk ujarnya.

Sementara itu Bu Sri (48) seorang ibu rumah tangga pembeli ikan di pajak Marelam mengaku, lebih senang membeli ikan ketinang daging ayam.potong yang sekarang masih mahal mencapai Rp35 ribu perkilogramnya sedangkan harga ikan masih terbeli seharga Rp20 ribu perkilogramnya .

IRT ini berharap pada pemerintah hendaknya penurunan harga ikan dapat diikuti dengan turunnya harga kebutuhan pokok lainnya seperti harga bawang, minyak goreng dan beras.(Gs/Mrl).

You Might Also Like

Perjuangkan Tambahan TKD untuk Daerah Terdampak Bencana, Bobby Nasution Minta Kepastian Acuan Anggaran 2027

Pak Wagiman Tukang Sol Sepatu, Tetap Rendah Hati Meskipun Sebentar Lagi Jadi Milyuner, Begini Alasannya !!!

Dorong Pergerakan Ekonomi Rakyat, CitraLand City Sampali Gandeng UMKM Lokal di Festival Kuliner Merah Putih

Peneliti UGM Ungkap Pengangguran Muda Meningkat karena Lowongan Terbatas

Gubernur Bobby Nasution Minta Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Percepat Usulan BKP 2027

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Agus Leo April 25, 2024 April 25, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Partai Hanura di Provinsi Sumut Resmi Serentak Buka Penjaringan Bacalon Kepala Daerah Serentak Tahun 2024
Next Article Fabrizio Romano : Milan Hilang Kepercayaan Pada Pioli
2 Comments
  • Audreyt says:
    June 29, 2024 at 8:29 pm

    Great read! The author’s perspective was fascinating and left me with a lot to think about. I’m looking forward to hearing what others think. Feel free to visit my profile for more discussions.

    Reply
  • jennykohli says:
    August 12, 2024 at 3:49 pm

    Impressive work! The author’s point of view was interesting, yet it left me with a lot of unanswered issues. I am eagerly anticipating hearing the opinions of others. View my profile for further speeches.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Refleksi Kemerdekaan RI, H.Kasman Lubis Ingatkan Soal Pemerataan Pendidikan, Kesehatan dan Lapangan Pekerjaan di Medan
Medan
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, Getarannya Terasa hingga Medan
Medan
Gubsu Bobby: Kisah Risky Bukti Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan
PENDIDIKAN
Gubernur Bobby Jenguk Siswi SMKN 1 Berastagi yang Dirawat Intensif, Minta Kasus MBG Tak Berulang
Medan
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?