Nottingham,- Nottingham Forest akan menjamu si pemuncak klasemen Arsenal pada pekan ke-22 Premier League 2025/2026. Upaya Forest mencari stabilitas akan diuji ketika the Gunners bertandang ke City Ground, Minggu 18 Januari 2026 WIB.
Nottingham sebelumnya mengalahkan West Ham 2-1, seharunya bisa bernapas tenang memperlebar jarak dari zona degradasi menjadi 7 poin. Namun, suasana suram kembali menghampiri Forest setelah tersingkir dari Piala FA oleh tim divisi kedua, Wrexham.
Penampilan buruk itu, dinilai sang pelatih Sean Dyche sebagai hal yang tidak dapat diterima. Kendati demikian, kekecewaannya tersebut harus diredam ketika ancaman baru berada di depan mata.
Pada jumpa pers pra-pertandingan, Kamis, 15 Januari 2026, Sean mengatakan Arsenal sedang dalam menjalani musim yang kuat. Menurutnya, selalu sulit untuk menghadapi klub yang tengah dalam performa bagus.
“Selama beberapa minggu terakhir, selisihnya semakin tipis, tapi mereka kembali menjauh dengan selisih enam poin. Mereka sedang menjalani musim yang kuat dan tentu saja selalu sulit bermain melawan tim-tim seperti itu,” ujar Sean.
Kendati demikian, manajer klub Arsenal, Mikel Arteta memperkirakan pertandingan yang berat dalam lawatan akhir pekan hadapi Nottingham Forest. Mikel menilai kehadiran Sean Dyche di Nottingham menjadi ancaman tersendiri.
“Menang tandang di Premier League memang sulit, meski mereka adalah tim yang telah kami kalahkan beberapa tahun terakhir. Dengan Sean, mereka berbeda, sangat efisien dengan apa yang mereka lakukan, memiliki identitas yang jelas, dan itulah yang membuat mereka sangat berbahaya,” ujar Mikel Arteta pada jumpa pers, Jum’at, 16 Desember 2026.
Meski begitu, Mikel tetap mengincar kemenangan pada pertandingan nanti. “Tapi kamu ingin menang, hasrat untuk menang, serta motivasi dan dorongan untuk melakukannya juga luar biasa,” ucapnya.
Secara rekor Head-to-Head Premier League, Nottingham kalah dari Arsenal sebanyak 5 dari 7 pertemuan (5 kalah-1 menang-1 seri). Sementara Arsenal telah menjaga gawang mereka tetap bersih dalam tiga pertemuan terakhir di semua venue.

