By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Gubernur Bobby Tegaskan Bantuan Banjir dari UEA di Medan Berasal dari NGO, Bukan Pemerintah
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Medan

Gubernur Bobby Tegaskan Bantuan Banjir dari UEA di Medan Berasal dari NGO, Bukan Pemerintah

berita
berita Published December 20, 2025
Share
SHARE

Medan, -Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menjelaskan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Kota Medan yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA). Ia menegaskan, bantuan tersebut bukan berasal langsung dari pemerintah UEA, melainkan disalurkan melalui organisasi non-pemerintah (NGO).
Hal itu disampaikan Bobby saat ditemui di Lapangan Udara Soewondo, Medan, sebelum bertolak ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (19/12/2025).

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Wakil Wali Kota Medan, bahwasanya beliau menjelaskan bantuan tersebut bukan dari pemerintahnya langsung, tapi melalui NGO-nya. Kalau di sini seperti Palang Merah Indonesia, kalau di sana namanya Bulan Sabit Merah,” ungkap Bobby.

Gubernur menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mekanisme penyaluran bantuan luar negeri berbeda tergantung sumbernya.

Jika bantuan bersifat antarpemerintah atau government to government (G to G), maka penyalurannya wajib melalui pemerintah pusat.

“Apabila bantuan dari luar negeri atau G to G, maka penyalurannya harus melalui pemerintah pusat. Selanjutnya pemerintah pusat yang menyalurkan ke pemerintah daerah,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Bobby, bantuan luar negeri yang berasal dari NGO diperbolehkan disalurkan langsung ke daerah, dengan catatan tidak diserahkan langsung kepada pemerintah daerah.

“Sedangkan bantuan luar negeri dari NGO, boleh langsung ke pemerintah daerah. Hanya saja penyaluran bantuannya harus melalui NGO yang ada di sini juga. Tidak boleh pemerintah langsung,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan dari NGO UEA tersebut selama ini dititipkan di gudang milik Muhammadiyah.

“Mekanismenya kalau G to G harus melalui pemerintah pusat. Kami pemerintah daerah menerima dari pemerintah pusat untuk disalurkan kepada masyarakat. Jadi, bantuan itu bukan dipulangkan, tapi diserahkan kembali. Selama ini dititipkan di gudang milik Muhammadiyah,” ujarnya.

“Kalau dari pihak NGO tidak ada masalah disalurkan kembali dengan catatan penyalurannya melalui NGO yang ada di sini,” lanjut Bobby.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap yang turut melepas keberangkatan Gubernur Bobby ke Tapanuli Selatan membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan, berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, bantuan tersebut selama ini disimpan di gudang Muhammadiyah.

“Berdasarkan keterangan BPBD Kota Medan, bantuan itu dititipkan di gudang milik Muhammadiyah. Rencananya mereka yang akan menyalurkan bantuan berupa peralatan salat dan makanan tersebut,” kata Zakiyuddin.

Ia menegaskan, pihak NGO tidak mempermasalahkan bantuan tersebut diserahkan kembali. Mengingat tujuannya murni untuk membantu korban banjir.

“Sekarang ini sudah diserahkan dan pihak NGO-nya tidak ada masalah. Alasan kenapa kami menerima saat itu karena sifatnya bantuan untuk korban banjir. Bantuan tersebut berjumlah 30 ton,” pungkasnya.

You Might Also Like

Bersama Mendagri dan Menteri PKP, Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel

Mantan Kepala KSOP Belawan Akhirnya Ditahan Kejatisu, Ini Masalahnya!!!

Pelaku Penganiayaan Ditangkap Meninggal Dunia, Begini Penjelasan Pihak Polres Pelabuhan Belawan !!!

Tragis! Sepasang Kekasih yang Segera Menikah Tewas dalam Kecelakaan di Langkat

Strategi Puskesmas Rengas Pulau Jadi Garda Terdepan Kesehatan Warga di Medan Marelan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita December 20, 2025 December 20, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kenaikan UMP 7,9%, Bukti Gubernur Bobby Cerdas dalam Menjaga Keseimbangan Antara Kepentingan Pekerja dengan Pelaku Usaha
Next Article Kirim 5 Armada Ke Aceh Tamiang, Damkarmat Medan Pastikan Layanan Kebakaran Dalam Kota Tetap Aman
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pelaku Pembacokan Akhirnya Dicokok Polsek Pantai Labu, Begini Masalahnya !!!
HOME KRIMINAL
Rico Waas Tantang Pelaku UMKM Berani Tampil dan Promosikan Produk di Tengah Era Digital
EKONOMI
Dari Jualan Rumahan, Pelaku UMKM Muda Medan Siap Naik Kelas Dukung Program Prioritas Rico Waas
EKONOMI
Maret, Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH
NASIONAL
- Advertisement -
March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?