By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Godfried Lubis Curigai Kas Pemko Medan Kosong, Minim Realisasi Program di Sejumlah OPD
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
EKONOMI

Godfried Lubis Curigai Kas Pemko Medan Kosong, Minim Realisasi Program di Sejumlah OPD

Editor
Editor Published September 23, 2026
Share
SHARE

Medan,-Anggota Komisi 3 DPRD Medan Drs Godfried Effendy Lubis mengaku prihatin dengan minimnya serapan anggaran triwulan III Tahun 2026 di Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan. Minimnya realisasi penggunaan anggaran di Dispar dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemko Medan dicurigai karena faktor keterbatasan atau minusnya kas Pemko Medan.

“Saya curiga kas Pemko Medan kosong. Hal itu bisa saja terjadi karena terbukti kucuran Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemprovsu hingga saat ini hanya 30 persen. Apalagi, sumber PAD (Red-Pendapatan Asli Daerah) dari OPD Pemko Medan yang mungkin belum terkumpul,” ujar Godfried Lubis di gedung DPRD Medan, Selasa (22/9/2026) menyikapi rapat evaluasi serapan anggaran di Dispar di Komisi 3 kemarin.

Artinya kata Godfried, banyak program di OPD belum terlaksana karena dimungkinkan keterbatasan anggaran di Badan Keuangan dan Aset Dartah (BKAD) Pemko Medan. Ssperti masalah BDH, hingga September 2026 ini, dari total Rp 310 Miliar, Pemko Medan baru menerima sekitar 30 persen yakni sebesar Rp 90 Miliar.

“Mungkin saja sumber PAD lainnya pun setiap bulannya macet terkumpul. Dampaknya banyak program tidak terlaksana. Takutnya Silpa pun akan besar nantinya,” tuding Godfried asal politisi PSI itu.

Apalagi kata Godfried, mungkin program di Dinas Pariwisata tidak skala prioritas, maka pengelolan pariwisata di Medan pun sangat memprihatinkan.

Buktinya saja tambah Godfried, pengelolaan wisata sejarah dan kuliner di kawasan Kesawan tidak efektif. “Habis anggaran miliaran rupiah untuk pengelolaan wisata disana, tengok saja gedung Warenhuis hanya menjadi gudang,” paparnya.

Apalagi lanjut Godfried, terkait jumlah kunjungan wisata ke Medan di Tahun 2026 yang hingga saat ini hanya 400 orang sangat disayangkan.

Menurut Godfried, untuk menarik kunjungan wisata ke Medan, Dispar perlu melakukan banyak promosi dan inovasi yang menjadi wisata unggulan. “Kota Medan hanya terkenal Bika Ambon, Bolu Meranti dan Durian. Tapi kita lihat saja mana ada promosi barang tersebut. Tak ada kita lihat promosi di reklame maupun Bilboard promosi barang dimaksud,” ungkapnya.

Hal itu menurut Godfried harus menjadi perhatian Dispar Kota Medan. Wisata unggulan harus diciotakan fan dimaksimalkan. “Kita saja merasakan, kalau.datang family kita ke Medan, tak tahu kita mau bawa kemana, itu itu saja minim inovasi. Kalau kurang anggaran disampaikan saja,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Godfried Lilubis mengingatkan Dinas Pariwisata Kota Medan untuk tetap
menjaga identitas Kota Medan sebagai Kota Melayu Deli. “Maka ornamen budaya melayu jangan sampai hilang. Seperti ornamen melayu harus ada terlihat ciri khas di bangunan terutama milik pemerintah serta gapura pintu masuk ke Kota Medan.

Terkait kecurigaan kekosongan kas Pemko Medan, Plt BAKD Pemko Medan Suluh Aulia Harahap membantah kekosongan kas Pemko Medan, “Saat ini kas Pemko Aman. Justru pada rapat kemarin agar penggunaan anggaran di setiap OPD segera direalisasikan,” sebutnya.

Terkait DBH dari Pemprovsu yang saat ini hanya masih 30 persen diterima Pemko Medan. Sulu Aulia mengaku sedikit banyaknya berpengaruh dengan sirkulasi keuangan Pemko Medan. Namun begitu kata Sulu, kondisi kas Pemko Medan masih aman.

You Might Also Like

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

Paul Simanjuntak SH Agendakan RDP Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis Pelajar di Medan

Waduh !!! Warga Pelanggan di Marelan Resah, Aliran Air PDAM Tirtanadi Mati

Uang Bertanda Tangan Purbaya Sah Digunakan

Rico Waas: Pemko Medan Perluas Basis Penerimaan Pajak dan Retribusi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 23, 2026 September 23, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Paul Simanjuntak SH Agendakan RDP Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis Pelajar di Medan
Next Article Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
EKONOMI
Paul Simanjuntak SH Agendakan RDP Tindaklanjuti Wacana Ongkos Gratis Pelajar di Medan
EKONOMI
Bahrumsyah Pimpin Pansus Ranperda Pajak Daerah & Retribusi Daerah
POLITIK
UU Pengaturan Reforma Agraria, Langkah Maju Mewujudkan Reforma Agraria Sejati
NASIONAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?