By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Catat !, Ini Perdiksi Sebaran Polutan Kebakaran Hutan dan Lahan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Catat !, Ini Perdiksi Sebaran Polutan Kebakaran Hutan dan Lahan

Editor
Editor Published August 30, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-BNPB mengungkap prediksi sebaran polutan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan bergerak menuju wilayah utara akibat pergerakan angin. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan pola sebaran polutan terlihat semakin jelas.

Berdasarkan prediksi BMKG, polutan tersebut diperkirakan melintasi Sarawak hingga mencapai kawasan Laut Cina Selatan. “Polutan itu lebih terang saat ini terbang ke arah utara, yang kemarin masih blur, sekarang sudah lebih jelas,” kata Berton dalam konferensi pers yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara daring, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Selain Kalimantan, Berton juga menyebut terdapat sejumlah polutan yang terpantau berasal dari wilayah Sumatra. Ia menambahkan polutan juga terlihat dari beberapa wilayah lain, termasuk Irian Jaya dan Jawa.

Sementara itu, BNPB terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan jumlah titik api maupun titik panas. Upaya tersebut dilakukan, baik melalui operasi darat dan operasi udara bersama satuan tugas terkait.

Berton mengungkapkan operasi darat melibatkan berbagai unsur untuk menemukan serta memadamkan api sejak awal. Meliputi, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Daops, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, relawan, serta pihak-pihak swasta.

“Fokus kami tentu ada patroli. Bagaimana kita melakukan patroli, sehingga melihat apakah ada api baru, api yang sedang berkembang, atau memang api yang besar,” ucapnya.

Ketika titik api membesar, lanjutnya, Satgas Udara akan dikerahkan untuk mendukung pemadaman melalui metode water bombing. Namun, pemadaman aktif juga tetap dilakukan tim darat untuk mengendalikan kebakaran yang ditemukan.

Berton menyebut BNPB juga melakukan pendinginan lahan gambut setelah pemadaman api di permukaan selesai dilakukan. Ia menilai pendinginan diperlukan untuk memastikan api tidak kembali muncul dari bagian dalam lahan gambut.

Ia mengatakan masyarakat juga dapat memantau langsung kualitas udara berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui laman resmi yang disediakan Kementerian Lingkungan Hidup, yakni ispu.kemenlh.go.id.

“Tolong tetap menjaga agar tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. Kemudian, tidak bermain api di daerah-daerah terutama yang sangat kering vegetasinya, sehingga tidak menimbulkan api,” ujar Berton.

Selain mencegah kebakaran, Berton meminta masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara semakin memburuk. Masyarakat juga diminta selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Jika ada temuan titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada dinas terkait, kepala desa, BPBD, atau layanan 117. Langkah tersebut diperlukan agar keberadaan titik api dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

You Might Also Like

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Capai 111 Orang

Dahsyat…., Korban Tewas Banjir Nepal Capai 623 Orang, 1.100 Lebih Masih Hilang

Kemenkes Perkuat Bantuan Logistik untuk Hadapi Dampak Karhutla di 7 Provinsi

Gunung Merapi Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer

Kereta Api Siantar Express Hantam Toyota Avanza di Sergai, Satu Meninggal Dua Luka-luka

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 30, 2026 August 30, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Capai 111 Orang
Next Article Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Rico Waas, Jalan Gang Garista Ladang Bambu Kini Mulus Dirabat Beton
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Rico Waas, Jalan Gang Garista Ladang Bambu Kini Mulus Dirabat Beton
Medan
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT Capai 111 Orang
NASIONAL
Buntut Kebakaran Hutan, KLH Segel Lahan 1.500 Hektare di Kalimantan Barat
KRIMINAL
Debut Gemilang di Sanghai, Bilal Hasan KO Rojas
OLAHRAGA
- Advertisement -
August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?