By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BRIN Nyatakan Tidak Pernay Menyatakan 200 Pulau di Indonesia Telah Diperjualbelikan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

BRIN Nyatakan Tidak Pernay Menyatakan 200 Pulau di Indonesia Telah Diperjualbelikan

Editor
Editor Published July 28, 2024
Share
SHARE

Jakarta,-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan tidak ada penelitinya yang menyatakan 200 pulau di Indonesia telah diperjualbelikan. Demikian disampaikan  Peneliti Bidang Kemaritiman BRIN, Anta Maulana Nasution, Sabtu (26/7/2024).

Menurut dia, pernyataan Kepala Pusat Riset Politik BRIM, Athiqah Nur Alami, pada sebuah webinar telah disalahartikan. “Yang bersangkutan mengutip data NGO di Indonesia, lalu muncul berita 200 pulau dijual,” ujarnya.

Anta menegaskan telah mengklarifikasi pernyataan Athiqah pada tanggal 10 Juli 2024 di webinar tersebut. “Ternyata konteksnya tidak seperti itu,” ujarnya.

Menurut Anta, penjelasan sebenarnya adalah sejumlah pulau di Indonesia telah diprivatisasi sehingga tertutup untuk masyarakat umum. “Ini karena hak atas tanah itu berupa hak milik, hak guna usaha (HGU), dan hak guna bangunan (HGB),” ucapnya.

Pada webinar tersebut, BRIN justru memaparkan kondisi pulau-pulau kecil di Indonesia terutama pulau terluar. Persoalan di sana adalah stagnisasi ekonomi serta tidak memadainya infrastruktur dasar dan penunjang.

“Listrik hanya menyala enam, jam dan jika ada sakit mendadak, tidak ada fasilitas kesehatan memadai” ujarnya. Sehingga pasien harus dibawa ke pulau lain dengan fasilitas kesehatan lengkap tetapi tanpa moda,” ujarnya

Persoalan lainnya adalah kerusakan alam yang masif akibat alih fungsi lahan. Padahal Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 17.374 pulau dengan berbagai karakternya. 

“Bahasanya bukan dijual tapi privatisasi,” kata Anta. Pulau-pulau itu kemudian digunakan untuk resort yang tidak untuk publik. 

You Might Also Like

Pencarian Hari Kelima Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Jeriken Minyak

Kemenhut Selamatkan 24 Satwa Liar Terdampak Karhutla, Orangutan Terbanyak

Gempa di Kepulauan Seribu, Warga Jakarta Rasakan Getaran

Awas !!! Ada Lobang Maut Jalan Tambak Bayan Percut Seituan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

BNPB Perkuat Perlindungan Kelompok Disabilitas dalam Penanganan Bencana

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor July 28, 2024 July 28, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Indonesia Bertemu Thailand di Final Piala AFF U-19
Next Article OPS Patuh Toba 2024 Hari ke 12, Kejadian Lakalantas Menurun
96 Comments

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Wali Kota Medan Tegaskan Suami Kunci Sukses Ibu Berikan ASI Eksklusif Pada Anak
Medan
Wagub Surya Bawa Pesan Gubernur Bobby Nasution untuk Kafilah Sumut di MTQ Nasional XXXI Semarang
Medan
Pesta Olob-Olob GKPS Resort Medan Barat, Pj Sekdaprov Sumut Ajak Jemaat Perkuat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Medan
Diduga Terlibat Jaringan Judi Online, Imigrasi Tangerang Amankan Lima WNA
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?