By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BPOM Ungkap Bahaya Sekretom Ilegal Bagi Kesehatan
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

BPOM Ungkap Bahaya Sekretom Ilegal Bagi Kesehatan

Editor
Editor Published August 28, 2025
Share
SHARE

 Jakarta,- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mengungkap bahaya terapi produk turunan stem cell berupa sekretom ilegal di Magelang. Hal ini menjadi perhatian BPOM, lantaran tidak dilakukan sesuai standar.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan penggunaan sekretom yang tidak memenuhi standar keamanan berisiko menimbulkan dampak serius. Ia menambahkan, pemberian sekretom tanpa pengujian awal dapat mengancam keselamatan pasien.

“Karena tidak sesuai standar, dia rentan terkontaminasi virus dan bakteri. Sehingga, ketika disuntikkan secara intramuskular apalagi intravena, pasien bisa langsung menderita sepsis,” ujar Ikrar saat ditemui di Kantor BPOM Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, bahwa sepsis merupakan kondisi dimana virus atau kuman tumbuh dan berkembang di dalam tubuh. Hal ini berisiko besar bagi keselamatan pasien.

“Minimal pasien akan mengalami gagal ginjal, gagal jantung, atau livernya bermasalah. Bukan hanya kecacatan, tapi bisa kematian,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa praktik ilegal ini dilakukan oleh dokter hewan berinisial YHF berusia 56 tahun. Pelaku mengkamuflasekan klinik hewan untuk melakukan praktik kepada manusia.

“Dia dokter hewan, tapi melakukan terapi ini kepada pasien manusia. Ini saja jelas sudah melanggar,” ujarnya.

Karena itu, Ikrar mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran terapi stem cell ilegal. Terlebih yang menjanjikan kesembuhan instan, karena umumnya tidak melalui uji klinis, serta berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang berbahaya.

You Might Also Like

Wow !!! Ayam Potong Mahal Rp45rb/Kg, Warga Buru Ayam Merah Rp32 Rb /Ekor

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Gawat !!! Limbah B3 Pestisida Ditemukan di Sungai Bandar Sidoras, Begini Kata AMPHIBI…

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Hilang Kontak di Selat Sunda

Pencarian Wartawan Hilang di Sekitar Krakatau Dilanjutkan Rabu ini

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor August 28, 2025 August 28, 2025
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Dimulai dari Indonesia, Google Verifikasi Pengembang Android
Next Article Vazquez Resmi Pindah ke Leverkusen
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat
Medan
AirAsia Rewards Hadirkan Points Booking dengan 50% Pointsback Hingga 30 September
EKONOMI
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
Medan
Gubernur Bobby Paparkan Deretan Proyek Strategis Sumut pada IMT-GT ke-32, Dari Sei Mangkei hingga Toba Caldera Resort
Medan
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?