Belawan – Kesal karena aksi Begal semangkin marak di kawasan Medan Utara tak kunjung teratasi, menyusul terjadi lagi aksi begal TKP di kawasan jalan Pajak Baru Belawan dialami Rifa Akbar warga Komplek BTN Martubung.
Korban nyaris dibacok dan sepeda motor miliknya jenis Honda Beat street, HP dan dompetnya dibawa kabur kawanan pembegal pada Kamis malam (13/11/2025) sekira pukul 20.30 WIB.
Mirisnya aksi begal tak pandang bulu bahkan seorang oknum polisi dan tukang ojol turut jadi sasaran begal di kawasan Taman PKK Simpang pajak baru Belawan hingga kini pelaku begalnya belum juga tertangkap.
Disusul kejadian kemarin pembegalan terhadap seorang pemuda di depan warung bakso yang ramai orang di dekat simpang Gang Jagung pasar 4 Marelan, korban sempat dibacok pembegal di bagian kepalanya karena tak seorang pun yang berani menolong korban dari serangan begal yang bersenjata tajam tersebut.
Klimaks dari aksi Begal yang kian Menganas di kawasan Medan Utara itulah, ribuan masyarakat akan melakukan aksi unjukrasa ke Mapolres Pelabuhan Belawan pada Rabu 19 November 2025 mendatang.
Dalam surat pemberitahuan aksi disampaikan tuntutan para massa aksi diantaranya, mendesak Kapolda Sumut agar dapat memberikan garansi keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kawasan Medan Utara.
Massa juga menuntut meminta peryataan Kapolda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan perang terhadap Begal dan memberikan garansi tanggung jawab terhadap masyarakat yang melawan begal.
Dinilai aksi begal tak tuntas diberantas sehingga gagal memberikan memberikan rasa aman dan ketertiban di masyarakat, massa juga mendesak untuk menganti jabatan Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolsek Medan Labuhan.
Tuntutan terakhir yakni, meminta kepada Kapolda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan untuk mendirikan pos- pos disejumlah wilayah rawan begal di kawasan Medan Utara.(Gs/Blw).

