Jeddah,-Barcelona berhasil mempertahankan trofi Piala Super Spanyol setelah mengalahkan Real Madrid 3-2 di final, Senin (12/1/2026). Kemenangan ini menjadi gelar Piala Super ke-16 dalam sejarah klub.
Raphinha menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol, termasuk penentu kemenangan. Pemain Brasil itu juga dinobatkan sebagai MVP turnamen.
El Clasico di Jeddah berlangsung dramatis dengan tiga gol tercipta di waktu tambahan babak pertama. Babak pertama berakhir dengan skor imbang 2-2 setelah duel sengit.
Vinicius Junior mencetak gol indah dengan melewati lima pemain Barcelona. Gol penyama kedudukan itu membangkitkan semangat Real Madrid.
Robert Lewandowski kembali memberikan keunggulan bagi Barcelona segera setelah babak kedua dimulai. Gol itu tercipta dari umpan terobosan Pedri.
Gonzalo Garcia menyamakan kedudukan lagi untuk Madrid menjelang jeda babak pertama. Gol ini berasal dari bola rebound sundulan Dean Huijsen.
Raphinha mencetak gol ketiga Barcelona pada menit ke-73 melalui tendangan yang membelok. Gol ini menjadi penentu kemenangan Blaugrana.
Kylian Mbappe masuk sebagai pemain pengganti namun tidak banyak berdampak. Frenkie de Jong mendapat kartu merah setelah melakukan tekel terhadapnya.
Kiper Joan Garcia melakukan debut penting dengan beberapa penyelamatan gemilang. Dua penyelamatan di akhir laga mengamankan kemenangan Barcelona.
Marcus Rashford nyaris menambah gol keempat namun tendangannya melenceng. Enam pemain merayakan gelar pertama mereka bersama tim utama Barcelona.
Roony Bardghji berkontribusi dengan gol di semifinal melawan Athletic Club. Trofi ini menjadi yang pertama bagi pemain sayap asal Swedia itu.
Barcelona menjadi juara Piala Super dua kali berturut-turut pertama dalam satu setengah dekade. Tim memperpanjang rekor kemenangan di kompetisi ini.

