Medan – Guyuran hujan seharian menyebabkan Kawasan Industri Medan II (KIM II) di Mabar, Kecamatan Medan Deli, kembali dilanda banjir.
Dampaknya, mengganggu kelancaran aktivitas logistik dan operasional di salah satu sentra industri terbesar di Kota Medan tersebut.
Sejumlah ruas jalan utama di kawasan tersebut hingga mencapai ketinggian yang mengkhawatirkan.
Genangan air setinggi ban kendaraan berat melumpuhkan pergerakan operasional kenderaan hingga tampak banyak terparkir di pinggir jalan depan perusahaan.
Truk-truk kontainer pengangkut barang, yang menjadi urat nadi pergerakan logistik, berjuang keras melintasi genangan. Kondisi ini secara nyata memperlambat proses bongkar muat barang serta arus lalu lintas logistik di dalam dan sekitar KIM II Mabar, pada pukul Sabtu (17/10/2026).
Tidak hanya kendaraan berat, pengemudi kendaraan roda dua juga mengalami kesulitan dalam melintasi banjir.
Menurut sumber, kebanjiran kerap terjadi di KIM 2 Diduga akibat sistem drainase yang ada dinilai tidak memadai dan tidak mampu menampung serta mengalirkan debit air hujan dalam volume besar.
Kurangnya perawatan dan pemeliharaan saluran air juga memperparah kondisi, menyebabkan tersumbatnya aliran dan meluapnya air ke jalanan industri.
Para pelaku usaha dan pekerja mendesak keras pihak pengelola Kawasan Industri Medan (PT KIM) untuk segera mengambil langkah konkret dan permanen dalam mengatasi langganan banjir ini. (Gs/Mdl).

