Medan,-Fynd, perusahaan teknologi ritel berbasis AI (AI-native) yang didukung oleh Reliance Retail Ventures Limited, hari ini mengumumkan ketersediaan Fynd Studio di Indonesia untuk membantu peritel dan brand memproduksi konten video berbasis AI bagi pasar social commerce Indonesia yang terus berkembang.
Dengan layanan produksi end-to-end dan lokalisasi Bahasa Indonesia, Fynd Studio memungkinkan brand memproduksi video produk dan film brand berbasis AI tanpa perlu mengadakan sesi pemotretan baru untuk setiap kampanye.
Optik Melawai, jaringan ritel optik Indonesia dengan lebih dari 480 toko di seluruh Indonesia, menggunakan Fynd Studio untuk menampilkan lebih banyak koleksi kacamatanya melalui konten video berbasis AI.
Dengan lebih dari 30 brand kacamata premium dalam portofolionya, peritel ini perlu menunjukkan kepada pelanggan ragam bingkai yang tersedia sekaligus tampilannya saat dikenakan.
Fynd Studio memanfaatkan foto produk Optik Melawai yang sudah ada untuk membuat video yang menampilkan model hasil AI mengenakan kacamatanya, membantu peritel ini membuat konten dalam Bahasa Indonesia untuk TikTok dan Instagram Reels tanpa harus mengadakan pemotretan fisik baru untuk setiap rangkaian konten.
“Video pendek kini menjadi tempat banyak konsumen Indonesia pertama kali menemukan sebuah produk, dan brand perlu hadir di sana secara konsisten, dan kacamata merupakan kategori yang menantang untuk video AI karena bingkai, lensa, dan logo harus ditampilkan secara akurat. Dengan Fynd Studio, Optik Melawai dapat memanfaatkan foto produk yang sudah dimilikinya untuk menghasilkan aliran konten rutin dalam Bahasa Indonesia, dengan tim internalnya sendiri yang menyetujui setiap video,” jelas Ronak Modi, Chief Business Officer – Global, Fynd.
Layanan ini hadir di tengah semakin pentingnya video commerce bagi ritel Indonesia. Menurut laporan e-Conomy SEA 2025 yang dipublikasikan oleh Google, volume transaksi video commerce di Indonesia mencapai 2,6 miliar, sementara jumlah penjual dan toko online tumbuh 75% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 800.000.
Google juga melaporkan bahwa lebih dari 40 juta pengguna yang masuk (logged-in) di Indonesia melakukan pencarian terkait belanja di YouTube, dengan waktu tonton konten belanja meningkat lebih dari 400% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi peritel, pertumbuhan ini menghadirkan tantangan praktis: menjaga aliran konten yang konsisten untuk peluncuran produk baru, koleksi musiman, dan format media sosial yang terus berubah.
Produksi video konvensional melibatkan koordinasi model, studio, penataan gaya (styling), dan penyuntingan untuk setiap sesi pemotretan. Mengulangi proses tersebut untuk katalog yang besar dan cepat berubah dapat menyulitkan peritel untuk menampilkan produk secara konsisten dan menjaga konten tetap mutakhir.
Fynd Studio membantu peritel memenuhi kebutuhan ini dengan membuat video berbasis AI, sehingga lebih mudah menampilkan lebih banyak produk dari katalog mereka dan memperbarui konten tanpa harus berulang kali mengadakan pemotretan fisik.
“Sebagai salah satu peritel optik terkemuka di Indonesia, kami selalu berkembang seiring dinamika lanskap ritel, dan saat ini hal itu berarti merangkul AI yang secara bertahap mengubah cara bisnis ritel beroperasi. Kami memulai perjalanan ini dengan memproduksi video berbasis AI untuk pemasaran digital kami khususnya di kanal media sosial, dan Fynd berperan penting dalam mewujudkan video-video tersebut, dan kualitas hasilnya sangat luar biasa rapi, sesuai dengan identitas brand, dan persis seperti yang kami bayangkan,” kata Jhan David, Head of Digital Marketing, Optik Melawai.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari program transformasi digital Optik Melawai yang lebih luas untuk membangun pengalaman ritel yang lebih terhubung di seluruh jaringan tokonya dan situs web e-commerce-nya, yang dikunjungi sekitar 10.000 pengunjung per hari.
Kehadiran Fynd Studio di Indonesia menyusul peluncuran komersial solusi GlamAR milik perusahaan, yang menghadirkan virtual try-on berbasis AI, termasuk pencocokan kacamata, ke situs web, aplikasi, dan layar di toko milik brand.
Melalui Fynd Studio, Fynd memperluas kerja samanya dengan peritel Indonesia untuk membantu mereka memproduksi konten yang terlokalisasi dan sesuai dengan masing-masing platform secara lebih konsisten.

