By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: Mensos Minta Sekolah Rakyat Dekat Karhutla, Jadi Pengawasan Ketat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
NASIONAL

Mensos Minta Sekolah Rakyat Dekat Karhutla, Jadi Pengawasan Ketat

Editor
Editor Published September 3, 2026
Share
SHARE

Jakarta,-Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyoroti kondisi Sekolah Rakyat yang berlokasi dekat dari titik kebakaran hutan dan lahan. Lokasi pembangunan gedung permanen SRT 1 Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dilaporkan terpapar dampak asap karhutla.

Instruksi pengawasan ketat disampaikan langsung dalam Rapat Koordinasi Kepala Sekolah Rakyat secara daring dari Jakarta. Pihak pengelola diminta memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah demi menjamin keamanan seluruh peserta didik.

“Mohon untuk koordinasi betul dengan pemerintah daerah. Karena jaraknya juga dekat dengan posisi pembangunan permanen Sekolah Rakyat,” kata Mensos Saifullah Yusuf pada Rabu, 2 September 2026.

Kepala Sekolah SRT 1 Kotawaringin Timur Nikkon Bhastari melaporkan jarak titik api hanya berkisar tiga meter. Keputusan pertahanan dibuat dengan tidak memulangkan siswa demi menjamin aksesibilitas terhadap penanganan medis darurat.

“Untuk anak-anak dikondisikan tidak kami pulangkan karena lebih berbahaya ketika pulang daripada di SR. Kalau di SR dekat dengan puskesmas, dekat dengan rumah sakit, fasilitas kami lengkap,” kata Nikkon.

Pengelola sekolah mengantisipasi risiko paparan asap dengan menyediakan masker, tabung oksigen, serta peralatan medis penunjang. Skema pemindahan ruang belajar ke area asrama diberlakukan saat kabut tebal melintas di lingkungan sekolah.

“Tetap kami melakukan pembelajaran. Dimulai dari pukul 8 sampai pukul 9 (pagi). Namun ketika kabut, maka kegiatan pembelajaran (dilakukan) di asrama dibantu oleh guru-guru,” ujarnya.

You Might Also Like

Gawat !!! Ribuan Pengguna Jalan Masih Menikmati Jln.Rusak Pasar 9 Manunggal Kab. Deli Serdang

Masyarakat Diminta Tidak Tergiur Layanan Nikah Siri Lewat Medsos

BMKG Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang 1-7 September

Sinergi Jaga Ekosistem, Digelar Festival Sungai Asahan Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

1.918 Sekolah dan Fasilitas Publik di NTT Rusak Akibat Gempa

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Editor September 3, 2026 September 3, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Mourinho Terapkan Disiplin Ketat di Madrid
Next Article Beli Bawang Rp5 Ribu Pakai Uang Rp50 Ribu Palsu, Pria Asal Batubara Diciduk di Medan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Beli Bawang Rp5 Ribu Pakai Uang Rp50 Ribu Palsu, Pria Asal Batubara Diciduk di Medan
KRIMINAL
Mourinho Terapkan Disiplin Ketat di Madrid
OLAHRAGA
Whoosh Berikan Diskon Gede
EKONOMI
Polisi Tetapkan 47 Tersangka dan Buru Terduga Pelaku Pasca 27 Agustus
KRIMINAL
- Advertisement -
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?