Medan,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Kepulauan Nias. Langkah ini diwujudkan melalui percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan layanan kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung dalam dialog interaktif memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Studio TVRI Sumatera Utara, Jalan Putri Hijau, Medan, Rabu (12/8/2026).
Basarin mengatakan, Pemprov Sumut terus mendorong berbagai terobosan dan inovasi untuk mempercepat pembangunan di wilayah 3T. Kepulauan Nias, kata dia, menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur Sumut.
“Daerah 3T di Sumut, khususnya Kepulauan Nias, menjadi atensi Bapak Gubernur Sumut. Kita hadir di sana dengan melakukan berbagai terobosan dan membawa inovasi untuk membangun daerah tersebut,” ujarnya.
Menurut Basarin, Pemprov Sumut menjalankan berbagai program strategis dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan skala prioritas. Pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, dan infrastruktur menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di sektor kesehatan, program layanan kesehatan gratis terus didorong agar dapat menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan. Selain itu, fasilitas Puskesmas di Nias Barat dan Nias Utara terus diperkuat, termasuk melalui peningkatan layanan rawat inap.
“Fokus yang dibawa Pemprov Sumut di Kepulauan Nias tahun ini adalah mengejar ketertinggalan, baik jalan, ruang sekolah maupun pelayanan kesehatan,” katanya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Hatta Ridho menilai kehadiran pemerintah di daerah 3T penting untuk membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerataan pembangunan diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang di daerahnya sendiri. Dengan demikian, potensi migrasi secara besar-besaran ke wilayah perkotaan dapat ditekan.
Hatta berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diwujudkan melalui kehadiran negara yang nyata di tengah masyarakat.
“Pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang mudah diakses diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Sumut,” ucapnya

