By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
DNABeritaDNABeritaDNABerita
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Reading: BMKG Sebut El Nino Kali ini Memasuki Kategori Kuat
Share
Sign In
Aa
DNABeritaDNABerita
Aa
Search
  • HOME
  • MEDAN
  • HIBURAN
  • EKONOMI
  • KRIMINAL
  • NASIONAL
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • ADVERTORIAL
  • OLAHRAGA
  • Ide Berita
  • Contact Us
Have an existing account? Sign In
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
TEKNOLOGI

BMKG Sebut El Nino Kali ini Memasuki Kategori Kuat

berita
berita Published July 29, 2026
Share
SHARE

 Jakarta ,-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino kini telah memasuki kategori kuat. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mempercepat langkah antisipasi melalui operasi modifikasi cuaca.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kekeringan sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan El Nino dinyatakan aktif ketika suhu permukaan laut di wilayah tengah Samudra Pasifik meningkat lebih dari 0,5 derajat Celsius di atas kondisi normal.

Saat ini, lanjutnya, indikator tersebut menunjukkan El Nino telah berada pada level kuat. Sehingga memerlukan kewaspadaan yang lebih tinggi.

“Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Nino kuat, jadi kita perlu mengantisipasi khususnya pada dua hal. Yang pertama, antisipasi terkait dengan kekeringan, dan yang kedua terkait dengan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Faisal, Selasa 28 Juli 2026.

Sebagai langkah mitigasi, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sejumlah mitra swasta melaksanakan operasi modifikasi cuaca di berbagai daerah. Upaya ini difokuskan untuk meningkatkan ketersediaan air di waduk-waduk yang menjadi penopang kebutuhan irigasi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan air bersih.

Menurut Faisal, Indonesia memiliki sekitar 240 waduk yang menjadi sasaran pengisian cadangan air melalui rekayasa cuaca. “Kita punya 240 waduk, beberapa memang tidak semua itu kita coba isi agar bisa difungsikan untuk PLTA, bisa difungsikan untuk irigasi, dan air bersih,” katanya.

Selain mengatasi ancaman kekeringan, BMKG juga mengintensifkan operasi modifikasi cuaca untuk mencegah terjadinya karhutla. Khususnya, di kawasan lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kering.

Enam provinsi menjadi prioritas pelaksanaan operasi tersebut, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Selain itu, modifikasi cuaca juga dilakukan secara situasional di Kepulauan Riau dan Aceh sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

“Itu juga dilakukan secara berkala operasi modifikasi cuaca untuk menjenuhkan tanah di sana, tanah gambut di sana, agar dia tidak mudah terbakar. Termasuk kita melakukan di Kepulauan Riau juga untuk modifikasi cuaca, dan juga di Aceh, beberapa tempat secara situasional tergantung situasi dan kondisi,” ucap Faisal.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak El Nino kuat. Terutama potensi berkurangnya pasokan air dan meningkatnya risiko kebakaran hutan serta lahan di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan pemerintah mengantisipasi potensi dampak El Nino. Antisipasi tersebut di antaranya adalah Operasi Modifikasi Cuaca dan menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) baik darat maupun udara.

“Kita ingin memastikan bahwa pemerintah juga siap dengan Satgas. Termasuk dengan menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca,” kata Menteri Agus Harimurti Yudhoyono.

Menteri AHY berharap dengan modifikasi cuaca akan memadamkan titik api yang mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan gambut. Selanjutnya debit air di bendungan atau waduk tetap aman.

“Melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan metodologi yang diharapkan bisa segera memadamkan titik-titik api. Termasuk Operasi Modifikasi Cuaca untuk memastikan debit air di bendungan dan waduk, danau dalam status yang aman,” katanya.

You Might Also Like

KAI Services Terapkan Teknologi Smart Cleaning di Stasiun Kereta

Permudah Akses Layanan Kelistrikan, PLN Perkenalkan PLN Mobile kepada Pengunjung PRSU

Video Haaland yang Viral ini Ternyata Buatan AI

Antariksa Eropa Kembangkan Pesawat Hipersonik Invictus

Instagram dan Facebook Down di Berbagai Negara, Ini Penjelasan Meta

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.

By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
berita July 29, 2026 July 29, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Gempa Besar di Jepang, WNI Diminta Tenang dan Waspada
Next Article Waspada Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News

Pemprov Sumut Siapkan Perda Larangan Penggunaan ‘Vape’
Medan
Wali Kota Medan Lantik 22 Pejabat Manajerial, Dorong Pelayanan Publik Cepat, Transparan dan Responsif
Medan
Wiriya Alrahman Purna Tugas, Ini Kata Wali Kota
Medan
Rico Waas: Penanganan Narkoba dan Kriminalitas Harus Dibarengi Penguatan Ekonomi Masyarakat
EKONOMI
- Advertisement -
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    
DNABeritaDNABerita
© 2023 DNA BERITA. All Rights Reserved.
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Cleantalk Pixel
Welcome Back!

Sign in to your account

Register Lost your password?