Marelan – Entah sampai kapan kondisi antrian panjang dan berlapis membeli BBM di sejumlah SPBU akan berakhir.
Meski masyarakat membeli Bahan Bakar Minya (BBM) jenis Pertalite dengan cash namun nyatanya saat ini harus mengalami antrian panjang yang meresahkan memakan waktu.
Kondisi antrian itu juga turut diamali awak media online ini pada sejumlah SPBU Rabu pagi ( 15/07/2026).
Tak hanya antrian panjang kenderaan roda dua melainkan juga dialami antrian panjang sejumlah kenderaan bermotor truk dan mobil.
Hal itu diduga akibat adanya sistem Barcode yang harus diketik petugas SPBU setiap transaksi pembelian BBM terhadap konsumen/pembeli BBM.
Masyarakat berharap kepada pihak Pemerintah maupun pengelola SPBU agar dapat memperlancar proses pelayanan kelancaran pengisian BBM kepada masyarakat.
Menurut informasi menyebutkan kalau kendala Sistem Barcode: Adanya kewajiban penggunaan sistem barcode (seperti pada pendaftaran MyPertamina) dan proses input data oleh petugas SPBU membuat proses transaksi lebih lama dari biasanya mengakibatkan antrian panjang.(Gs/Mdn).

