Medan – Walau pernah dihadang warga beberapa waktu lalu namun keberadaan gudang penimbun BBM masih beroperasi, warga yang resah aktivitas truk tanki dan keberadaan gudang diduga menjadi penimbun BBM bersubsidi minta APH melakukan pengrebekan.
Pasalnya, keberadaan sebuah gudang di Jalan Pasar Nippon, Lingkungan VI, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, dikeluhkan warga karena diduga menjadi lokasi penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.
Warga menyebut aktivitas di gudang tersebut telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir, dengan mobil tangki yang keluar masuk hampir setiap malam.
Menurutnya, keresahan warga semakin meningkat karena kendaraan tangki kerap melintas dengan kecepatan tinggi di Jalan Pasar Nippon, yang berada di kawasan permukiman padat penduduk.Kamis (30/04/2026).
Selain itu, lokasi gudang yang disebut hanya berjarak satu rumah dari kantor lurah setempat turut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Informasikota
“Warga mempertanyakan karena jaraknya dekat dengan kantor lurah. Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait,” ujar warga.
Warga juga mengungkapkan bahwa aktivitas serupa sempat terhenti setelah terjadi aksi penghadangan oleh masyarakat pada 9 Juli 2025 lalu, yang memicu ketegangan antara warga dan pihak pengelola.
“Waktu itu sempat berhenti, tapi beberapa bulan terakhir ini aktivitasnya muncul lagi. Truk tangki kembali masuk ke gudang,” katanya.(Gs/Mrl).

