Marelan – Sungguh memprihatinkan nasib dialami Bu Asmah ( 68 Thn), meski sudah lanjut usia namun diusia senjanya masih mengurusi anaknya yang menderita sakit paru TB.
Karna kemiskinan dan ketiadaan biaya untuk berobat menyebabkan anak Bu Asmah terpaksa dirawat di dalam rumahnya.
Anaknya bernama M.Arifin sewaktu masih sehat bekerja sebagai tulang punggung keluarga namun apa daya setelah mengalami sakit berbulan- bulan hanya bisa terbaring lemas dirawat Bu Asmah.
Kepada awka media, Bu Asmah menceritakan kepedihan hatinya dimana prihal penyakit paru TB yang dialami anaknya sekarang ini kian parah hanya bisa terbaring di kasur dalam keadaan pasrah tanpa ada perawatan medis bahkan memohon adanya kepedulian dan bantuan dari Pemerintah setempat untuk dapat membantu warga miskin kota Medan ini.
“Kami sebelumnya tinggal dijalan M Basir Lingkungan 31 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, namun
karena kemiskinan sekarang ini Ibu Asmah dan Mohammad Arifin beserta anaknya hanya bisa menyewa di Jalan jala 1X Lingkungan 04 Lorong Karmila Kelurahan Paya Pasir Medan Marelan Kota Medan provinsi Sumut.”,ujar Bu Asmah.
Lebih lanjut dikenangnya, di bulan November 2025 yang lalu Mohammad Arifin sudah sering keluar masuk Rumah Sakit seperti RS Wulan Windi ,di Marelan.
Namun sekarang ini Bu Asmah tidak dapat membawa anaknya Mohammad Arifin ke rumah sakit untuk sekedar diopname karena tidak mempunyai uang.
Kepedihan dan kesedihan air mata Bu Asmah seakan habis tatkala melihat anaknya Mohammad Arifin hanya bisa tergolek diatas kasur dengan merenungi kondisi kesehatan kian lama badannya juga bertambah kurus kering,
Sambil memohon kepada Para Hamba Allah /atau para Dermawan yang bisa dapat membantu biaya untuk anaknya agar bisa di bawa kerumah sakit
Agar penyakit anak nya bisa dapat pulih kembali ucap ibu asmah dengan rasa sedih menceritakan kehidupannya.(Gs/Mrl).

